Dalam konferensi pers daring, Jumat (13/2), Shanty bercerita bahwa keinginannya menciptakan lagu legendaris seperti “Oh Kasih” dan “Hanya Memuji” pernah ia tulis pada awal 2024. Meski sempat terlupakan di dalam laci, keinginan itu tetap melekat di benaknya.
Tak lama kemudian, pada November 2025, manajernya memperdengarkan demo lagu yang langsung membuatnya merinding dan berkaca-kaca. Reaksi emosional itu, kata Shanty, berkaitan dengan doa-doa yang pernah ia tulis dalam catatan manifestasinya.
“Tapi visi saya untuk mendapatkan lagu original itu enggak pernah lepas dari pikiran saya,” tegas Shanty.
Ia melanjutkan, “Tiba-tiba manajer saya telepon, ‘Neng, ada lagu, nih, kayaknya cocok buat lo.’ Terus gua dengerin. Begitu gua dengerin liriknya, bikin saya merinding. Benar-benar merinding sampai pertama kali saya dengerin itu langsung saya berkaca-kaca gitu dengarnya.”
Alasan Shanty Terharu Mendengar Demo Lagu Terbaru
Untuk menjelaskan keterkaitan itu, Shanty pun membacakan sebagian catatan manifestasinya. Ia berharap akan mendapatkan cinta yang ia pantas untuknya, bahkan sampai mendeskripsikan karakteristik seseorang itu.“Kalau bisa lihat, judulnya ‘Sunrise 4 Agustus 2025’... Saya bacain aja. ‘I manifest my divine love that I deserve. The one that puts me on pedestal, the one that makes me feel matters, seen, understood, and heard’. Kemudian banyak sekali nih orderannya sama universe, ya, banyak detail gitu,” cerita Shanty.
Sambungnya, “Dan saya tutup dengan ‘Hey my soulmate, I'm waiting for you. You are coming right on time. The one who will put a ring on my finger and propose and I say I do’.”
Demo lagu “I Do” ditulis oleh Pringgo Aryo Pradana bersama Vicky Shu. Meski Shanty berada di bawah satu manajemen yang sama dengan Vicky, ia mengaku tak pernah bertukar sapa dengannya secara langsung.
“Terus begitu saya lihat liriknya, ‘wah, kok bisa plek-ketiplek gitu kan,” kenang Shanty.
Secara musikal, “I Do” menangkap momen emosional transisi cinta, dari keterkejutan saat menerima lamaran hingga keyakinan untuk berkomitmen. Lirik yang menyentuh hati dipadukan dengan aransemen dinamis dan sinematik membuat lagu ini cocok menjadi soundtrack untuk konten media sosial romantis.
“I Do” sudah bisa dinikmati di seluruh platform musik digital mulai 13 Februari 2026.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News