Kritik ini mencuat setelah Kepala Pusat Pengembangan Idol SM, Yoon Hee-jun, membenarkan kabar bahwa para trainee berlatih menari dengan sangat intens hingga cermin di ruang latihan berembun.
“Ya, benar,” ujar Yoon Hee-jun, dikutip dari saluran YouTube You Quiz on the Block pada Jumat, 6 Maret 2026.
NCT 127 Jadi Grup yang Paling Sering Ditegur
Yoon Hee-jun mengungkapkan bahwa NCT 127 merupakan grup yang paling sering mendapatkan teguran darinya. Grup yang beranggotakan Johnny, Haechan, Mark, Taeyong, Jaehyun, Yuta, Taeil, Jungwoo, dan Doyoung tersebut menjalani pelatihan yang sangat ketat di bawah arahannya.“Grup yang paling sering saya tegur dan saya latih dengan sangat ketat adalah anak-anak NCT 127,” kata Yoon Hee-jun.
Ia menjelaskan bahwa kondisi cermin yang berembun disebabkan oleh suhu tubuh para trainee yang meningkat drastis akibat latihan fisik yang berat.
“Karena seluruh dinding ruang latihan tertutup oleh cermin, mereka harus terus berlatih sampai suhu tubuh mereka membuat cermin tersebut berembun dan pantulannya tidak terlihat lagi,” jelas Yoon Hee-jun.
Alasan di Balik Standar Latihan yang Tinggi
Yoon Hee-jun berdalih bahwa latihan keras tersebut dilakukan demi menghargai dukungan penggemar. Ia menegaskan agar para trainee tidak meremehkan popularitas yang akan mereka dapatkan saat menjadi bintang nanti.“Cinta dan dukungan dari para penggemar bukanlah sesuatu yang bisa diterima begitu saja. Dari sekian banyak artis dan karya musik yang ada di luar sana, mereka telah terpilih untuk dicintai,” ucap Yoon Hee-jun.
“Oleh karena itu, kita tidak boleh sama sekali menganggap remeh dukungan tersebut seolah-olah itu adalah sebuah keharusan,” lanjutnya.
Reaksi Keras Penggemar di Media Sosial
Potongan video dari program You Quiz on the Block episode 333 itu memicu beragam reaksi. Sebagian penggemar menilai metode pelatihan tersebut sudah masuk ke ranah penindasan terhadap para trainee."Orang-orang yang bekerja dengan idola K-pop seperti ini anehnya selalu bangga saat menceritakan berbagai cara mereka menindas para artis tersebut,” tulis seorang penggemar di platform X.
"Jadi, ini termasuk kekerasan psikis? Apakah hal semacam ini pantas untuk dibanggakan?" tulis penggemar lainnya.
"SM memang dikenal dengan metode pelatihannya yang sangat keras. Sangat sedikit yang berhasil debut, namun hampir semua pesertanya berakhir trauma. Lihat saja para anggota SM Rookies lainnya, terutama yang perempuan, mereka menghilang begitu saja. Mengapa? Karena tekanannya memang melampaui batas kemampuan manusia. Para trainee ini sampai mengalami delusi di ruang latihan, bahkan hingga berhalusinasi,” tambah seorang penggemar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News