Melansir The Korea Herald, Park Bom mengklaim telah dijadikan alat untuk menutupi dugaan skandal narkoba yang melibatkan rekan satu grupnya. Meski begitu, seorang sumber menyebutkan bahwa tindakan tersebut kemungkinan besar dipicu oleh kondisi mental Park Bom yang sedang tidak stabil.
Pembelaan Diri dan Tudingan Pengalihan Isu
Dalam unggahan tersebut, Park Bom menekankan bahwa dirinya mengidap gangguan pemusatan perhatian (ADD) dan membantah keras penggunaan obat-obatan terlarang. Ia merasa sengaja dicap negatif sebagai "pecandu narkoba" hanya untuk mengalihkan opini publik dari anggota 2NE1 lainnya, yaitu Sandara Park.Park Bom juga kembali membahas polemik lama terkait penggunaan obat resep Adderall yang sempat menjeratnya. Menurutnya, saat kasus itu mencuat, Korea Selatan belum memiliki regulasi hukum yang spesifik mengenai obat tersebut.
"Anehnya, aturan hukum baru dibuat setelah kasus Park Bom," tulis Park Bom dalam surat tersebut.
Peringatan Terbuka untuk Pihak Manajemen
Park Bom bahkan memberikan peringatan terbuka kepada pendiri YG Entertainment Yang Hyun-suk, pendiri The Black Label Teddy, serta CL agar tidak memberikan informasi palsu mengenai dosis obat yang dikonsumsinya. Ia menegaskan tidak pernah menyalahgunakan zat apa pun.Diketahui bahwa Park Bom sempat berurusan dengan hukum karena membawa Adderall dari Amerika Serikat tanpa prosedur bea cukai pada 2010. Mengingat obat tersebut mengandung amfetamin yang diawasi ketat di Korea Selatan, ia sempat menjalani pemeriksaan intensif.
Namun, kasusnya berakhir dengan penangguhan tuntutan setelah ia berhasil membuktikan bahwa obat itu murni untuk keperluan medis melalui resep resmi.
Riwayat Klaim Kontroversial dan Fokus Pemulihan
Ini bukan pertama kalinya Park Bom melontarkan klaim kontroversial. Sebelumnya, ia sempat dikritik karena menyebarkan pernyataan yang tidak terverifikasi mengenai beberapa selebritas.Pada Oktober 2025, Park Bom sempat menyerang Yang Hyun-suk terkait masalah royalti 2NE1 dan mengeklaim telah mengajukan tuntutan hukum. Namun, pihak D-Nation Entertainment membantah hal tersebut dan memastikan tidak ada gugatan hukum yang masuk.
Saat ini, pihak agensi menyatakan bahwa Park Bom akan tetap beristirahat dari dunia hiburan untuk fokus sepenuhnya pada pengobatan dan pemulihan kondisinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News