Drake turut andil dalam penulisan single ini bersama Anthoine Walters, Bizzy Crook, FaxOnly, Hady Moamer, Kas, Leon Thomas, dan Simon Gebrelul. Per 4 April 2026, “Pipe Down” sudah diputar hampir 300 juta kali di layanan musik Spotify.
Makna Lagu “Pipe Down” - Drake
Drake menggambarkan lika-liku sebuah hubungan yang tidak berjalan sesuai keinginannya lewat lagu ini. Drake merasa bahwa seberapa pun besar cintanya padanya, apa pun yang dia belikan untuknya, dia takkan pernah menjadi wanita yang dia butuhkan. Namun, setelah putus, dia tetap tak bisa melupakannya dan karena itu dia terus-menerus menulis lagu untuk mencoba meredam kenangan tentangnya.Mengatakan kepada seseorang untuk “pipe down” berarti menyuruhnya untuk tenang. Dalam lagu ini, ungkapan tersebut merujuk pada upaya untuk meredam kenangan tentang orang lain.
Lirik dan Terjemahan Lagu “Pipe Down” - Drake
[Intro]
(I'm working on dying)
((Aku sedang berusaha mati-matian))
Said you belong to the streets but the streets belong to me
(Kamu bilang kamu milik jalanan, tapi jalanan itu milikku)
It's like home to me (She belongs to the streets)
(Bagi aku, itu seperti rumah (Dia milik jalanan))
It's like home to me
(Bagi aku, itu seperti rumah)
I tatted your passport up
(Aku menato paspormu)
Now it's lookin' like a arm sleeve
(Sekarang terlihat seperti tato lengan)
Just know that was all me
(Ketahuilah, itu semua ulahku)
[Verse 1]
And when you see Chanel, I wish that's how you saw me
(Dan saat kau melihat Chanel, kuharap begitulah caramu memandangku)
That shit you tell Chanel, I wish that's how you called me
(Hal-hal yang kau katakan pada Chanel, kuharap begitulah caramu memanggilku)
That raw shit, that honesty, yeah
(Kejujuran yang begitu apa adanya, ya)
You know I love you more than all them niggas put together
(Kau tahu aku mencintaimu lebih dari semua cowok itu jika digabungkan)
And it's a lot of niggas' trust, I put the list together
(Dan ada banyak cowok yang kucurigai, aku sudah membuat daftarnya)
And it's a lot just to assume we're meant to be together
(Dan terlalu berlebihan hanya dengan menganggap kita ditakdirkan untuk bersama)
You gotta live that shit for real, you can't just say whatever
(Kamu harus menjalani hal itu dengan sungguh-sungguh, kamu tidak bisa hanya mengatakannya begitu saja)
You could never tell nobody that you held me down
(Kamu tidak pernah bisa mengatakan pada siapa pun bahwa kamu mendukungku)
If it was ride or die then you should've been dead right now
(Jika itu soal hidup atau mati, maka seharusnya kamu sudah mati sekarang)
[Chorus]
So I don't get how you're yelling at me
(Jadi aku nggak ngerti kenapa kamu marah-marah ke aku)
How much I gotta spend for you to pipe down? (Pipe down)
(Berapa banyak yang harus aku keluarkan biar kamu diam? (Diam))
How deep I gotta dig for you to pipe down? (Pipe down)
(Seberapa dalam aku harus menggali biar kamu diam? (Diam))
All the things I've done up until right now (Right now)
(Semua hal yang sudah aku lakukan sampai saat ini (Saat ini))
I need a thousand pages just to write it down (Write it down)
(Aku butuh seribu halaman cuma buat menuliskannya (Menuliskannya))
Writing down these feelings, it's been overdue (Overdue)
(Menuliskan perasaan ini, sudah terlambat (Terlambat))
Don't know how many pens it's gonna take to get over you
(Tidak tahu berapa banyak pena yang dibutuhkan untuk melupakanmu)
How much I gotta pen for you to pipe down? (Pipe down)
(Berapa banyak yang harus kutulis agar kau diam? (Diam))
How deep I gotta dig for you to pipe down?
(Seberapa dalam aku harus menggali agar kau diam?)
[Verse 2]
Tried to run it back a hundred times
(Sudah berkali-kali aku mencoba mengulanginya)
The world is yours, but the city's mine
(Dunia adalah milikmu, tapi kota ini milikku)
I can't believe you put it on your mother's life
(Aku tak percaya kau mempertaruhkan nyawa ibumu)
I can't believe you told me it was ride or die
(Aku tak percaya kau bilang padaku itu ‘ride or die’)
'Cause you're not here, somehow you're still alive
(Karena kau tak di sini, entah bagaimana kau masih hidup)
True enough I know you from the other side
(Memang benar, aku mengenalmu dari sisi lain)
I set my expectations way too high
(Aku menetapkan ekspektasiku terlalu tinggi)
Yeah, and I would listen to the lies that you would tell all night
(Ya, dan aku mendengarkan kebohongan yang kau ceritakan sepanjang malam)
Angel eyes, but you've been giving me hell all night
(Mata malaikat, tapi kau membuatku menderita sepanjang malam)
I know the book that you would write is a tell-some, not a tell-all
(Aku tahu buku yang akan kau tulis hanyalah pengakuan sebagian, bukan semuanya)
Just to make sure you well off, you would sell all rights
(Hanya untuk memastikan kau sejahtera, kau akan menjual semua hak)
Why does your ex think we beefin', is that man alright?
(Mengapa mantanmu berpikir kita bertengkar, apakah pria itu baik-baik saja?)
That nigga can't even look at me, he fell off twice
(Orang itu bahkan tak bisa menatapku, dia sudah jatuh dua kali)
And I'm back poppin', I still remember the day I saw you
(Dan aku kembali bersinar, aku masih ingat hari saat aku melihatmu)
I was on your ass like back pockets
(Aku selalu mengikutimu seperti saku belakang)
Niggas love to hate, but what is that stopping?
(Orang-orang suka membenci, tapi apa yang bisa menghentikan itu?)
So much shit I wanted to say, straight to your face
(Begitu banyak hal yang ingin aku katakan, langsung ke wajahmu)
'Cause you're so two-faced, that I don't know which face
(Karena kamu begitu bermuka dua sampai aku tak tahu wajah mana yang asli)
You're the reason we'll be going separate ways
(Kamu adalah alasan kita akan berpisah)
You're the reason we cannot communicate
(Kamu adalah alasan kita tidak bisa berkomunikasi)
It's not the things you say, it's what you don't say
(Bukan hal-hal yang kamu katakan, tapi apa yang tidak kamu katakan)
I'm not in your way, you're in your own way
(Aku tidak menghalangi jalanmu, kamu yang menghalangi jalanmu sendiri)
[Chorus]
So I don't get how you're yelling at me
(Jadi aku nggak ngerti kenapa kamu marah-marah ke aku)
How much I gotta spend for you to pipe down? (Pipe down)
(Berapa banyak yang harus aku keluarkan biar kamu diam? (Diam))
How deep I gotta dig for you to pipe down? (Pipe down)
(Seberapa dalam aku harus menggali biar kamu diam? (Diam))
All the things I've done up until right now (Right now)
(Semua hal yang sudah aku lakukan sampai saat ini (Saat ini))
I need a thousand pages just to write it down (Write it down)
(Aku butuh seribu halaman cuma buat menuliskannya (Menuliskannya))
Writing down these feelings, it's been overdue (Overdue)
(Menuliskan perasaan ini, sudah terlambat (Terlambat))
Don't know how many pens it's gonna take to get over you
(Tidak tahu berapa banyak pulpen yang dibutuhkan untuk melupakanmu)
How much I gotta pen for you to pipe down? (Pipe down)
(Berapa banyak yang harus aku tulis agar kamu diam? (Diam))
How deep I gotta dig for you to pipe down?
(Seberapa dalam aku harus menggali agar kamu diam?)
[Outro]
Baby, pipe down
(Sayang, diamlah)
Ooh, ooh, ooh
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News