Video klip tersebut sengaja dibuat Dhani sebagai bentuk dukungan terhadap pasangan capres-cawapres Prabowo-Hatta. Pentolan Republik Cinta Management ini membuat lagu berjudul 'Indonesia Bangkit' yang nada-nadanya didasarkan pada lagu 'We Will Rock You' milik band legendaris Inggris, Queen.
Lirik lagu 'Indonesia Bangkit' berisi kata-kata dukungan untuk Prabowo Subianto. Pada lirik "We will, we wiil, rock you!", Dhani mengubahnya menjadi "Prabowo-Hatta".
Brian May, gitaris Queen, langsung bereaksi. Melalui akun Twitter resminya, May menyatakan, lagu 'We Will Rock You' yang digunakan Dhani untuk kampanye mendukung Prabowo tidak memiliki izin resmi dari Queen.
"Ahmad Dhani skinhead imagery (merujuk tautan video 'We Will Rock You' versi Ahmad Dhani, Red) Of course this is completely unauthorised by us," tulis May.
Terkait video klip kampanye yang dinyanyikan bersama Nowela, Virzha dan Husein, Dhani juga mendapat kecaman dari media Jerman, Spiegel.de. Pasalnya, Dhani mengenakan kostum mirip seragam Nazi. Kabar ini lantas tesebar ke antero dunia karena Dhani dianggap pro-fasisme.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News