Sepanjang 17 kali penyelenggaraan Soundrenaline, tahun ini menjadi kali kedua Kahitna tampil. Awalnya Kahitna merasa canggung tampil di Soundrenaline karena merasa citra festival ini sangat nge-rock. Setelah menjajal langsung, Kahitna merasakan sebaliknya.
"Soundrenaline line-up nya diverse. Satu-satunya yang bisa menyatukan perbedaan hanya musik. Biasanya oranga dibayar untuk berkumpul, tapi ini membayar untuk ngumpul," kata Mario Ginanjar, vokalis Kahitna.
Saat ini Kahitna berusia 33 tahun. Mereka telah tampil di ratusan festival musik. Yovie mengatakan padatnya jadwal dan chemistry yang telah terbangun membuat mereka sangat jarang latihan.
"Kami sudah ada pattern-nya. Ada pola aransemen A, B, C, tergantug komunikasi di atas panggung, interaksi di panggung bisa mengubah set list," kata Yovie menjelaskan bagaimana luwesnya Kahitna di atas panggung.
Kahitna tampil sebelum Burgerkill di panggung A Stage - panggung terbesar Soundrenaline 2019.
Burgerkill sendiri merasa festival musik multi-genre sebagai kesempatan untuk bisa berinteraksi dengan para musisi dari berbagai jenis musik.
"Di Soundrenaline, kami bisa tukar pikiran tanpa mikirin genre," kata vokalis Burgerkill, Vicky.
Soundrenaline 2019 digelar selama dua hari, pada 7 dan 8 September. Pada hari terakhir festival, bintang utama yang dihadirkan adalah Primal Scream, grup rock asal Inggris yang dibentuk pada 1982.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News