Lirik Lagu Kemenangan Indonesian Idol 2026 (Foto: YouTube/HITS Records)
Lirik Lagu Kemenangan Indonesian Idol 2026 (Foto: YouTube/HITS Records)

Lirik dan Makna 'Sumpah Mati', Lagu Kemenangan Indonesian Idol 2026

Rafi Alvirtyantoro • 26 Mei 2026 14:07
Ringkasnya gini..
  • Lagu kemenangan Indonesian Idol Season 14 berjudul "Sumpah Mati" resmi dirilis oleh juara musim ini, Niki Becker dan Celyna Grace.
  • Lagu "Sumpah Mati" merupakan karya kolaborasi dari musisi ternama seperti Andi Rianto, Happy Andromeda, Mahalini, dan Giant Prayash Trinanda.
  • Makna lirik lagu "Sumpah Mati" menggambarkan kisah pilu tentang perjuangan, luka, dan pengorbanan cinta yang bertepuk sebelah tangan.
Jakarta: Lagu kemenangan Indonesian Idol Season 14 bertajuk “Sumpah Mati” resmi dirilis pada 25 Mei 2026. Lagu ini dinyanyikan oleh masing-masing finalis, yakni Niki Becker dan Celyna Grace yang telah keluar sebagai juara pada musim tersebut.
 
Lagu “Sumpah Mati” diciptakan oleh Andi Rianto bersama dengan Happy Andromeda, Mahalini, dan Giant Prayash Trinanda.  

Lirik Lagu “Sumpah Mati”

Bukankah kita
Satu pasangan
Yang seharusnya
Bersama
 
Tapi mengapa
Ini berbeda
Jauh dari semestinya

Ku yang berusaha
Sendiri bertahan
 
Sementara
Ku yang terluka
Sumpah mati aku takkan lupa
Walau di do’a
Yang ku minta beda
Kuterima, luka ini kan bertahan lama
 
Selamanya
Ku tahan saja
Sakit ini tak tembus ujungnya
Sumpah mati
Inginku berhenti
Namun ku jatuh saat menatapmu lagi
 
Ini bukan yang pertama kali
Ku jatuh patah terulang lagi
Tak masalah, ku terbiasa
Untuk jatuh cinta, asyik sendiri
 
Biar saja waktu membalas
Pengorbananku
Camkan suatu hari nanti kau akan menyesali semua ini
 
Sementara, kau tak terluka
Sumpah mati takkan lupa
Walau di do’a
Yang ku minta beda
Kuterima, luka ini kan bertahan lama
 
Selamanya
Ku tahan saja
Sakit ini tak tembus ujungnya
Sumpah mati
Inginku berhenti
Namun jatuh saat menatapmu
 
Namun ku jatuh saat menatap dirimu lagi
 

 
   

Makna Lagu “Sumpah Mati”

Lagu “Sumpah Mati” menggambarkan perasaan cinta yang penuh luka dan pengorbanan sepihak. Liriknya menyoroti hubungan yang seharusnya berjalan harmonis, tetapi kenyataannya justru jauh dari harapan.
 
Lagu ini mencerminkan siklus cinta yang melelahkan antara harapan, pengorbanan, dan penyesalan, serta keyakinan bahwa waktu akan membalas semua perjuangan yang tidak dihargai.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA