Widi mengatakan, JIS akan dilengkapi dengan fasilitas yang mumpuni untuk penyelenggaraan konser-konser besar. Salah satunya, sistem audio (sound system) berteknologi canggih.
"Sound systemnya juga menggunakan echo. Jadi kalau pun nanti ada BTS, rencana BTS akan manggung juga mungkin di tahun depan, itu nanti menggunakan yang bagus," ujar Widi dalam sambutan acara kunjungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta di JIS.
Ia menjelaskan bahwa sistem audio tersebut juga didukung dengan ruang tertutup di dalam JIS. Sehingga, suara musik akan terdengar lebih bagus dibandingkan dengan konser yang diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).
"Atap kita tutup, jadi suaranya sangat bagus, beda dengan yang di GBK. Karena kita pakai sound system canggih, sudah diperhitungkan," jelasnya.
Terkait rencana tersebut, Widi mengaku pihak Jakpro telah menjalin komunikasi awal dengan pihak manajemen BTS. Hal itu pun mendapatkan tanggapan yang cukup baik.
"Sudah ada komunikasi, baru komunikasi awal lah ya dan mereka ada waktu kosong sebenarnya di bulan tertentu di tahun depan," ungkapnya.
"Respons mereka ya tertarik pastinya ke Indonesia, dan tidak hanya BTS. Jadi nanti kita akan bikin setiap bulan," tambahnya.
Sementara itu, selain digunakan sebagai pertandingan bola, JIS juga dirancang untuk menggelar acara-acara besar lainnya. Termasuk untuk penyelenggaraan konser musik.
Hingga saat ini, kemajuan pembangunan JIS sudah mencapai 76,52 persen. Peluncuran tidak resmi atau soft launching stadion akan diadakan pada 10 Desember 2021. Sedangkan grand launching atau peresmian JIS, dijadwalkan pada Maret 2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News