Kesha (Foto: reuters)
Kesha (Foto: reuters)

Kesha Dilecehkan Produser, Label Tak Bisa Berbuat Banyak

Elang Riki Yanuar • 27 Februari 2016 16:31
medcom.id, Los Angeles: Kesha masih terus berjuang memutus kontrak dengan produser, Dr. Luke. Sony Music, label yang menaungi Kesha menegaskan, pihaknya tak bisa mencampuri masalah itu.
 
Kesha mengajukan permohonan pembatalan kontrak karena tak ingin berkerjasama lagi dengan alasan pernah diperkosa Dr Luke. Dia tak mau diproduseri orang yang telah melakukan pelecehan kepadanya semasa remaja.
 
"Sony memperbolehkan Kesha untuk rekaman tanpa terhubung, keterlibatan atau berinteraksi dengan Luke atau siapa pun. Tapi Sony tidak dalam posisi untuk membatalkan kontrak yang terjadi antara Kesha dan Luke," kata pengacara Sony Music, Scott Edelman seperti dikutip People.

"Sony akan melakukan segalanya selagi bisa untuk mendukung artis dalam keadaan ini. Tapi tidak secara hukum untuk mengakhiri kontrak," tegas Edelman.
 
Kontrak awal Kesha dan perusahaan milik Dr Luke terjadi pada 2005. Kesha kemudian mengklaim mengalami pelecehan seksual dan emosional dari Luke sehingga menolak berkerjasama lagi. Namun, Luke membantah pernah melakukan pemerkosaan. Dia menyebut Kesha berbohong.
 
"Ini merupakan tentang bebas dari pelaku pelecehanku. Semua yang aku inginkan ialah membuat musik tanpa perasaan takut atau dilecehkan," tulis Kesha.
 
Sejumlah penggemar melakukan unjuk rasa mendukung pelantun Your Love is My Drugs itu. Dukungan juga datang dari rekannya sesama penyanyi seperti Lady Gaga, Adele, Lorde, Taylor Swift dan lainnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA