Lagu “Negoro Angin” dinobatkan sebagai Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik di AMI Awards 2026. Karya musik ini dirilis oleh Denny Caknan pada 16 Maret 2026.
Persaingan Ketat di AMI Awards 2026
Kemenangan tersebut diraih melalui persaingan ketat. Beberapa lagu yang masuk dalam kategori Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik adalah “Demi Kabogoh x Sarua Jeung Bohong” (Azmy Z), “O Mak Hau Fuan” (Kris Dayanti), “Habih Tiado Basiso” (Rayola), dan “Tosiamaseang” (Sulfi Yamma).
Selain memenangi kategori tersebut, lagu “Negoro Angin” juga masuk dalam nominasi Artis Solo/Grup/Kolaborasi Koplo Terbaik.
Baca Juga :
Daftar Lengkap Nominasi AMI Awards 2026
Makna Lagu dan Syuting di Belanda
“Negoro Angin” merupakan lagu yang diciptakan oleh Denny Caknan bersama Rijal Pamungkas dan Shadeva Wijaya. Judul lagu ini merujuk pada julukan negara Belanda, yaitu Negeri Kincir Angin.
Pengambilan gambar video musik “Negoro Angin” dilakukan langsung di Belanda. Kini, video musik tersebut telah ditonton lebih dari 70 juta kali di YouTube.
Lagu “Negoro Angin” menceritakan perjuangan seseorang yang nekat menempuh jarak 11.000 kilometer demi menyusul kekasihnya di tengah suhu minus Belanda. Namun, setibanya di sana, sang kekasih justru berubah sikap dan memperlakukannya seperti orang asing.
Popularitas dan Tren di TikTok
Popularitas lagu “Negoro Angin” membuat banyak penyanyi koplo lain ikut membawakannya. Salah satu versi yang populer dibawakan oleh Niken Salindry, dengan video penampilan yang telah ditonton lebih dari 20 juta kali di YouTube.
Lagu ini juga kerap terdengar di media sosial karena banyak pengguna menggunakannya sebagai musik latar, khususnya di TikTok.
Tercatat bahwa lagu “Negoro Angin” telah digunakan sebagai musik latar dalam 16,1 juta unggahan di TikTok. Bahkan, tidak sedikit unggahan yang mendapatkan jutaan suka saat menggunakan lagu tersebut.
@shaturday kata mas mas jawanya approve guys:)
♬ Negoro Angin - Muslih Fvnky