NTRL (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)
NTRL (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)

NTRL Sudah Tak Mau Pakai Nama "Netral"

Hiburan band netral Band NTRL
Purba Wirastama • 16 Januari 2019 15:03
Jakarta: Grup rock trio Netral mengubah nama mereka menjadi NTRL pada 2015 karena persoalan hak paten. Bimo, eks personel Netral yang ikut mendirikan dan menentukan nama grup, mematenkan nama tersebut sebagai miliknya setelah sempat berkonflik dengan Bagus.
 
Cerita tentang konflik Bimo-Bagus dan perubahan nama itu diceritakan pula dalam film dokumenter Perjalanan 25 Tahun NTRL/Netral garapan sutradara Rian Suryalibrata dan Anak Negeri Production. Film ini dirilis langsung ke DVD bersama boxset eksklusif dari NTRL untuk album XXV.
 
Dalam film itu, Bimo menyebut bahwa keputusan hak paten itu didasari oleh "emosi sesaat" kepada Bagus, yang enggan datang ke acara musik televisi untuk menghormati mendiang Miten yang meninggal pada 2012. Kala itu, konflik juga terjadi antara pihak manajemen Netral dengan Bimo terkait penggunaan nama "Netral".
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bimo lantas mengajukan klaim hak paten merek "Netral" ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Setelah proses selama dua tahun, hak atas merek itu menjadi milik Bimo. Sebetulnya Bagus juga mengajukan klaim serupa, tetapi terlambat empat hari setelah Bimo.
 
Bimo mengizinkan nama Netral tetap digunakan oleh Bagus, Eno, dan Coki, asalkan dia menerima royalti 10% dari hasil penampilan panggung. Royalti ini akan dibagikan kepada Bimo, Bagus, dan juga ahli waris Miten sebagai tiga pendiri grup Netral.
 
Bagus menolak dan mereka melaju dengan nama baru, NTRL. Album pertama mereka dalam nama NTRL adalah 11/12 rilisan 2015.
 
Belakangan, rumor beredar bahwa Bimo mengizinkan jika NTRL ingin menggunakan kembali nama "Netral" tanpa peduli royalti. Dalam acara peluncuran boxset album XXV di Jakarta pada Selasa malam, 15 Januari 2019, seorang wartawan menanyakan kebenaran rumor tersebut.
 
Bagus mengiyakan.
 
"Soal nama, Bimo memang sudah pernah ngomong ke kami, 'Lo pakai saja nama Netral lagi', tetapi kami merasa, dengan NTRL sudah bawa berkah. Ternyata NTRL bawa berkah dengan huruf besar. Akhirnya namanya naik lagi," ujar Bagus.
 
Ungkapan "membawa berkah" ini sebenarnya datang dari pengalaman Bagus, Bimo, dan mendiang Miten 28 tahun silam. Saat itu, mereka sedang mencari nama untuk grup yang sedang mereka bentuk. Menurut Bagus, Bimo berkata bahwa grup musik sebaiknya diberi nama yang bawa berkah. Setelah sekian pilihan nama, Bagus mengusulkan nama "Netral" yang akhirnya dipakai hingga 2015.
 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif