TENGKORAK (Foto: dok. TENGKORAK)
TENGKORAK (Foto: dok. TENGKORAK)

TENGKORAK Kembali dengan “Zionist Downfall” Setelah Hampir Satu Dekade Hibernasi

Agustinus Shindu Alpito • 20 April 2026 09:03
Ringkasnya gini..
  • TENGKORAK kembali setelah hampir satu dekade dengan “Zionist Downfall”, menandai formasi lama-baru dan rilisan fisik di Record Store Day 2026.
  • Lagu kritik terhadap invasi Israel ke Palestina, dengan pendekatan grindcore dan spoken word yang sudah dirancang sejak awal proses kreatif.
  • Single ini juga menampilkan vokal spontan putri Ombat, Sofia, sekaligus menegaskan konsistensi TENGKORAK dalam isu sosial sejak era Agenda Suram.
Jakarta: Setelah nyaris satu dekade tanpa rilisan baru, unit grindcore veteran TENGKORAK kembali dengan single terbaru berjudul “Zionist Downfall”. Karya ini sekaligus menandai hadirnya formasi yang bisa disebut sebagai “baru”, meski sebagian personelnya merupakan wajah lama dalam sejarah band.
 
Formasi terkini diisi oleh Ombat Nasution (vokal), Yoyok Radianto (gitar), Ronie Yuska (drum), Donnirimata (gitar), dan Danang Budhiarto (bass). Dua nama terakhir bukanlah sosok asing—keduanya turut terlibat dalam rekaman dua album awal TENGKORAK, Konsentrasi Massa (1999) dan Darurat Sipil (2002).
 
Meski video musik “Zionist Downfall” telah lebih dulu dirilis melalui YouTube, label Zim Zum Entertainment tetap meluncurkan format fisik berupa CD dan kaset dalam rangka perayaan Record Store Day 2026. Lagu ini mengangkat tema yang secara eksplisit mengkritik invasi Israel ke Palestina, sebuah isu yang disebut semakin intens dalam pemberitaan media.
 
“Kita memang tidak bisa menyerang mereka (zionis Israel) secara militer,” ujar Ombat, yang juga menulis lirik lagu ini. “Tapi setidaknya kita bisa menyuarakan aspirasi kita lewat karya.” Ia menambahkan bahwa gagasan dalam lagu tersebut telah lama terakumulasi. “Bahkan, spoken word di lagu itu sebenarnya lebih dulu ada ketimbang lirik dan lagunya sendiri.”

Tema sosial-politik seperti ini bukan hal baru bagi TENGKORAK. Sejak album Agenda Suram (2007), band ini telah mengangkat isu-isu yang kerap dianggap sensitif dan provokatif, yang sempat membuat mereka terdiskreditkan. Namun demikian, karya mereka juga mendapat pengakuan internasional. Lagu “Jihad Soldier”, misalnya, masuk dalam kompilasi Global Metal bersama sejumlah nama besar seperti Sepultura, Lamb of God, X Japan, Mastodon, In Flames, dan Gojira. Kompilasi tersebut dirilis dan didistribusikan oleh Universal Music Kanada.
 
Single terbaru ini juga menghadirkan elemen yang tidak biasa. Selain menggunakan ilustrasi parodi dari sampul World Downfall milik Terrorizer, lagu ini menyertakan vokal seorang anak perempuan bernama Sofia—putri bungsu Ombat. Momen tersebut terjadi secara spontan saat proses rekaman.
 
“Jadi, waktu take vokal di kamar, Sofia tiba-tiba masuk,” kenang Ombat. “Yah, namanya anak kecil, trus dia teriak Zionist Downfall di salah satu part lagu.” Ia menilai ekspresi tersebut sesuai dengan nuansa lagu, sehingga akhirnya dimasukkan ke dalam rekaman.
 
Kehadiran Sofia sekaligus mencerminkan perjalanan panjang band yang telah berdiri selama lebih dari tiga dekade. Meski usia para personelnya tidak lagi muda, TENGKORAK menegaskan bahwa mereka masih aktif berkarya. Sejumlah materi baru disebut telah direkam dan tinggal menunggu waktu untuk dirilis.
 
Dengan “Zionist Downfall”, TENGKORAK kembali menegaskan posisinya sebagai band yang tidak hanya konsisten dalam musikalitas ekstrem, tetapi juga vokal dalam merespons isu-isu global melalui karya mereka.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA