Ron Kenoly (Foto: instagram @drronkenoly)
Ron Kenoly (Foto: instagram @drronkenoly)

Penyanyi Gospel Legendaris Ron Kenoly Meninggal Dunia

Agustinus Shindu Alpito • 04 Februari 2026 16:15
Ringkasnya gini..
  • Ron Kenoly, legenda musik gospel dan pemimpin pujian yang kariernya membentang beberapa dekade, telah meninggal dunia di usia 81 tahun.
  • Setelah menyelesaikan tugas di Angkatan Udara, ia pindah ke Los Angeles dan sempat merintis karier musik dengan grup R&B pada era 1970-an
  • Ron Kenoly tetap akan dikenang sebagai sosok yang menghubungkan jutaan orang dengan semangat penyembahan.
Jakarta: Ron Kenoly, legenda musik gospel dan pemimpin pujian yang kariernya membentang beberapa dekade, telah meninggal dunia di usia 81 tahun pada Selasa (3/2/2026) pagi. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh sahabat sekaligus musisi yang lama bekerja bersamanya, Bruno Miranda, melalui unggahan di Instagram. 
 
Dalam keterangan foto dirinya bersama Kenoly, Miranda menyampaikan penghormatan yang mendalam. 
 
"Selama lebih dari 20 tahun, saya mendapatkan kehormatan untuk berjalan bersamanya dalam pelayanan ke seluruh dunia, bukan cuma sebagai music director, tapi juga sebagai putra, sebagai murid, dan saksi capaian hidupnya yang penuh dengan iman," tulisnya. 

Almarhum meninggalkan warisan melalui karya-karya musik yang monumental. Lagu-lagunya seperti "Ancient of Days", "Let There Be Praise", "Whose Report Shall We Believe", "Jesus Is Alive", dan "Lift Him Up" telah menjadi nyanyian wajib dalam ibadah di berbagai gereja secara global. 
Sepanjang kariernya, ia dinominasikan untuk sembilan GMA Dove Awards dan memenangkan penghargaan Album Pujian & Penyembahan Terbaik Tahun Ini untuk album "Welcome Home" pada 1997.
 
Perjalanan hidup Kenoly dimulai dari Kota Kansas, tempat ia tumbuh besar bersama seorang ibu single parent. Setelah menyelesaikan tugas di Angkatan Udara, ia pindah ke Los Angeles dan sempat merintis karier musik dengan grup R&B pada era 1970-an sebelum akhirnya memutuskan untuk keluar.
 
Panggilan hidupnya menemukan bentuknya ketika ia mendaftar di sebuah perguruan tinggi Alkitab dan beralih fokus sepenuhnya pada musik pujian. Album perdananya, "Jesus Is Alive", dirilis pada 1991, membuka jalan bagi serangkaian album lain yang direkamnya selama puluhan tahun berikutnya. Ia kemudian mendirikan Ron Kenoly Ministries yang berbasis di Orlando, Florida.
 
Kenoly juga dikenal melalui penampilan spektakulernya di ajang Dove Awards, seperti pada tahun 1995 dalam "Sam's Place Tribute: We Will Stand" dan pada 2000 silam membawakan "Shout To The Lord" bersama Darlene Zschech.
 
Melalui pelayanan dan musiknya, Ron Kenoly tetap akan dikenang sebagai sosok yang menghubungkan jutaan orang dengan semangat penyembahan. Ia meninggal pada usia yang diperkiraan menjelang akhir dekade ketujuh hidupnya, meninggalkan warisan melodi yang abadi dan pengaruh yang dalam bagi dunia musik rohani.
 

 

(Maulia Chasanah)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA