Film garapan sutradara Yosep Anggi Noen dan rumah produksi Pal8 Pictures ini menghadirkan lagu berjudul "Matilah Kau Mati" yang telah dirilis pada 31 Juli kemarin. OST tersebut memiliki durasi 5 menit 28 detik.
“Matilah Kau Mati” diciptakan oleh Efek Rumah Kaca dan Knogg dengan lirik oleh Leila S. Chudori, Sutardji Calzoum Bachri, dan Cholil Mahmud. Judul lagu tersebut pun disadur dari puisi karakter Biru Laut yang ada dalam novel.
Makna Lagu “Matilah Kau Mati”
Frasa “Matilah Kau Mati” diambil dari penggalan puisi berjudul "Ciputat 1991" atau "Di Hari Kematianku" yang menjadi bagian penting dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori.Puisi ini menggambarkan semangat perlawanan, kenangan atas para aktivis yang dihilangkan secara paksa pada masa Orde Baru, dan suara keadilan yang menolak padam.
Lirik Lagu “Matilah Kau Mati”
Di hari kematian ku
Nyalakan apimu
Jalar di tubuhmu
Hingga, memercik jerami
Derita yang didih
Di jiwa yang perih
Lekas menjadi,
Bagian api
Tumbuh kan nyali
Matilah engkau mati
Kau lahir berkali kali
Matilah engkau mati
Kau lahir berkali kali
Segala luka Beralih rupa
Segala daya untuk merdeka
Segala murka jadi tenaga
Segala doa jadi cahaya
Lekas menjadi
Bagian api
Tumbuh kan nyali
Matilah engkau mati
Kau lahir berkali kali
Matilah engkau mati
Kau lahir berkali kali
Segala luka beralih rupa
Segala daya untuk merdeka
Segala murka jadi tenaga
Segala doa jadi cahaya
Tak mungkin kita tak bersuara
Tak mungkin kita tak menyala nyala
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)