Sebagian besar anggota justru menggunakan satu akun media sosial bersama yang dikelola dan diawasi langsung oleh pihak manajemen.
Keputusan tersebut ternyata berkaitan dengan kebijakan terbaru pemerintah mengenai penggunaan media sosial untuk anak di bawah umur. Aturan tersebut membatasi anak berusia di bawah 16 tahun untuk memiliki akun media sosial pribadi. Karena mayoritas anggota generasi 14 masih berada di bawah usia tersebut, perilisan akun media sosial mereka pun membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan generasi sebelumnya.
Generasi 14 sendiri terdiri dari satu anggota kelahiran 2008, satu anggota kelahiran 2010, lima anggota kelahiran 2011, dan tiga anggota kelahiran 2012. Dari total trainee yang ada, hanya satu orang yang usianya sudah memenuhi syarat untuk memiliki akun media sosial pribadi, yaitu Heidi Suyangga.
Heidi yang lahir pada 27 Agustus 2008 kini telah berusia 17 tahun. Karena itu, dirinya menjadi satu-satunya trainee generasi 14 yang sudah diperbolehkan memiliki akun media sosial pribadi. Kehadiran akun pribadinya pun langsung disambut antusias oleh para penggemar yang penasaran dengan kesehariannya di luar aktivitas theater dan latihan.
Nama Heidi sendiri mulai banyak mencuri perhatian sejak tampil dalam setlist “Pajama Drive.” Pada penampilan tersebut, Heidi dipercaya membawakan unit song “Prinsip Kesucian Hati.” yang membuat banyak penggemar mulai menyoroti pesonanya di atas panggung.
Berikut akun resmi milik Heidi JKT48 :
Instagram : @heidi.jkt48TikTok : @jkt48.heidi__
X : @Heidi_JKT48
Baca Juga :
Amanda Mantan Member JKT48 Kini Jualan Risol
Sementara itu, sembilan trainee lainnya yang masih berusia di bawah 16 tahun akan aktif melalui akun bersama. Akun tersebut nantinya menjadi tempat penggemar mengikuti berbagai update, mulai dari aktivitas harian, foto, video, hingga momen latihan para trainee generasi 14.
Akun resmi bersama tersebut adalah :
Instagram : @JKT48.U16TikTok : @JKT48.U16

Meski tidak memiliki akun pribadi, penggemar tetap bisa melihat perkembangan dan aktivitas masing-masing trainee melalui unggahan di akun bersama tersebut. Konsep ini juga bukan pertama kalinya diterapkan di keluarga 48 Group. Sebelumnya, beberapa sister group lain juga pernah menggunakan sistem serupa untuk anggota yang masih di bawah umur demi menjaga keamanan serta pengawasan penggunaan media sosial mereka.
(Maiza Jasmine A.R)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News