Karya ini berawal dari diskusi santai mengenai kesedihan antara Nadhif, Hursa, dan Lafa Pratomo di Syaip Studio, Jakarta Selatan. Dari perbincangan tersebut, ketiganya menerjemahkan pengalaman sentimental menjadi deretan lirik dan melodi yang menenangkan. “Bukan Kendalimu” hadir sebagai pengingat hangat bahwa hal-hal di luar kuasa manusia tidak perlu disesali, sekaligus mengajak pendengar untuk merayakan kembali kebahagiaan kecil yang kerap terlewatkan.
Menjembatani Dua Warna Musik
Kolaborasi ini berhasil memadukan karakter musik Nadhif dan Hursa secara harmonis. Nadhif membuka lagu dengan petikan gitar akustik yang intim dan sentimental. Selanjutnya, Hursa masuk memperkaya aransemen dengan balutan instrumen mereka. Peran Lafa Pratomo sebagai produser kian mempertegas dinamika eksploratif sehingga ciri khas tiap musisi tetap menonjol.
Proses kreatif lagu ini memberikan pengalaman baru bagi para kolaborator. Bagi Hursa, ini merupakan kali pertama mereka terlibat dalam penulisan lagu bersama pihak luar.
Sementara itu, Nadhif mengungkapkan bahwa kolaborasi ini melahirkan keseimbangan baru di luar warna musik yang biasa ia bawakan. “Lagunya berbeda dari warna saya biasanya, tetapi entah bagaimana bisa menyatu dan menjadi seimbang antara Hursa dan saya,” ujar Nadhif.
Proses produksi berjalan ringkas dan efisien. Menggunakan pendekatan Lafa yang mengutamakan kenyamanan setiap musisi, materi dasar lagu berhasil dirumuskan hanya dalam satu kali lokakarya (workshop) dan langsung disempurnakan dalam dua sesi studio. Lafa optimistis pendekatan ini mampu menggali potensi karya terbaik dari seluruh kolaborator.
Lagu “Bukan Kendalimu” sudah dapat didengarkan di seluruh platform musik digital mulai 25 Agustus 2026, sedangkan video musiknya dijadwalkan tayang dalam waktu dekat.
Baca Juga :
Legenda Mandopop Richie Ren Kembali Konser di Indonesia, Catat Tanggalnya!
(Nur Aldiansyah Amirulloh)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda