Nama Naykilla mendadak ramai diperbincangkan usai ramai beredar video tahun 2020 yang memperlihatkan dirinya meng-cover lagu "Deen Assalam". Lagu karya Sulaiman Al Mughni tersebut sempat meledak di Indonesia saat dipopulerkan oleh Nissa Sabyan bersama grup musik Sabyan Gambus beberapa tahun silam.
Dalam cuplikan video tersebut, Naykilla tampil syahdu dengan balutan hijab, menyanyikan bait-bait lirik dengan penuh penghayatan. Penampilan ini tentu saja kontras dengan persona Naykilla saat ini yang identik dengan gaya fashion centil dan musik yang lebih upbeat.
Meskipun gayanya berubah drastis, kualitas vokal Naykilla tetap mendapat pujian.Warganet menilai bahwa sejak dulu, karakter suara Naykilla memang sudah memiliki kualitas yang cukup mumpuni sebelum akhirnya ia menemukan jalur musiknya di genre Hipdut.
Sejumlah warganet Tanah Air pun terlihat memberikan komentar lucu di yang membandingkan transformasi Naykilla tersebut.
"Naykilla sebelum kena malam Chaos ini," tulis akun warganet @fariz.wardana.
"2020: Malam Lailatul Qadar, 2026: Malam Chaos ini," tulis akun @zacky.krs.
Bagi Sobat Medcom yang belum familiar, Naykilla dikenal luas lewat lagu "Garam & Madu (Sakit Dadaku", karya kolaborasi bersama rapper Tenxi dan produser Jemsii.
Lagu yang viral sejak akhir 2024 hingga sepanjang 2025 ini bahkan menyapu bersih empat trofi di ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2025, termasuk kategori paling bergengsi: Karya Produksi Terbaik Terbaik. Tak hanya itu, lagu mereka yang lain bertajuk "Kasih Aba-Aba" juga sukses menembus angka lebih dari 183 juta pendengar di Spotify.
Kini, Naykilla semakin mengukuhkan eksistensinya lewat proyek solo. EP terbarunya bertajuk centyl (2025) disambut hangat oleh penikmat musik Tanah Air.
Salah satu hits andalannya, "SO ASU", bahkan sudah didengar lebih dari 53 juta kali di Spotify. Liriknya yang relate dengan keseharian serta balutan musik hipdut yang sedang tren membuat lagu-lagu Naykilla menjadi anthem wajib bagi kaum Gen-Z dan Milenial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News