Rasyiqa (Foto: Stephany Azali)
Rasyiqa (Foto: Stephany Azali)

Rasyiqa Hidupkan Kembali Lagu Ikonik Alexa, Rilis Versi Baru "Jangan Kau Lepas"

Agustinus Shindu Alpito • 24 Juli 2026 15:08
Ringkasnya gini..
  • Rasyiqa merilis interpretasi baru "Jangan Kau Lepas", lagu ikonik Alexa yang kini hadir dengan nuansa modern tanpa menghilangkan karakter aslinya.
  • Sebelum menggarap lagu tersebut, Rasyiqa meminta restu kepada gitaris Alexa sekaligus pencipta lagu, Nur Satriatama.
  • Versi terbaru "Jangan Kau Lepas" menjadi pembuka proyek mini album Rasyiqa yang akan menghadirkan interpretasi baru sejumlah lagu pop Indonesia.
Jakarta: Penyanyi dan penulis lagu Rasyiqa menghadirkan interpretasi baru untuk lagu ikonik Jangan Kau Lepas, yang pertama kali dipopulerkan band Alexa pada 2008. Single tersebut resmi dirilis di berbagai platform musik digital pada 22 Juli 2026, setelah sebelumnya beberapa kali dibawakan dalam penampilan panggungnya sepanjang tahun ini.
 
Bagi Rasyiqa, lagu tersebut bukan sekadar karya yang sudah lama dikenalnya. Ia mengaku baru benar-benar memahami makna Jangan Kau Lepas setelah memasuki fase kehidupan yang berbeda.
 
"Aku sudah tahu lagu ini hampir seumur hidupku, tapi baru memahaminya belum lama ini," ujar Rasyiqa.

Menurutnya, lagu itu telah menjadi bagian dari hidupnya sejak kecil. Ia pertama kali mengenalnya melalui televisi, pemutar musik milik sepupunya, hingga daftar putar yang dibuat mendiang kakak laki-lakinya.
 
"Selama bertahun-tahun, ini sekadar lagu yang muncul secara berkala dalam hidupku. Lalu pada suatu hari, aku mulai memahaminya dengan cara yang baru," katanya.
 
Perubahan cara pandang terhadap lagu tersebut dipengaruhi berbagai pengalaman pribadi yang dialaminya dalam dua tahun terakhir, termasuk kesempatan menyaksikan penampilan Alexa secara langsung untuk pertama kalinya.
 
Keinginan mengaransemen ulang lagu itu kemudian mendorong Rasyiqa menghubungi gitaris Alexa sekaligus pencipta Jangan Kau Lepas, Nur Satriatama, untuk meminta izin sekaligus menjelaskan konsep yang ingin ia hadirkan.
 
"Sejujurnya aku gugup saat mengontak Mas Satrio, karena ini adalah lagu yang begitu ikonik dan sungguh berarti bagi banyak orang. Untungnya, beliau sangat hangat dan suportif terhadap idenya sejak awal. Mendapatkan restunya terasa sangat bermakna sepanjang prosesnya," ungkap Rasyiqa.
 
Dalam proses produksinya, Rasyiqa menggandeng Pandu Priyanto dan Dimas Poncodiwiryo dari grup FILM sebagai produser. Keduanya juga kerap mendampinginya saat tampil di atas panggung.
 
Alih-alih mengubah lagu tersebut secara drastis, mereka memilih mempertahankan karakter asli Jangan Kau Lepas sembari menambahkan sentuhan baru.
 
"Kami tidak berusaha merombak lagunya secara total. Bagian serunya adalah menemukan hal-hal kecil yang dapat membuat lagu ini terasa seperti milik kami, namun tetap menghormati apa yang membuatnya dicintai dari awal," jelas Rasyiqa.
 
Hasilnya, versi terbaru Jangan Kau Lepas tetap mempertahankan nuansa yang familiar, namun diperkaya dengan elemen synthesizer, vokal latar, serta solo gitar baru yang dimainkan oleh Pandu Priyanto.
 
"Solo gitar itu adalah salah satu tambahan favoritku," ujarnya.
 
Menariknya, proyek ini ternyata menjadi awal dari rencana yang lebih besar. Rasyiqa mengungkapkan bahwa Jangan Kau Lepas akan menjadi bagian dari sebuah mini album yang berisi interpretasinya terhadap sejumlah lagu pop Indonesia yang memiliki makna khusus dalam hidupnya.
 
"Mungkin itu yang terjadi saat menemukan kembali sebuah lagu di fase hidup yang berbeda. Kita mulai menyadari detail-detail yang sudah ada sejak dulu, namun entah kenapa terasa benar-benar baru. Itulah perasaan yang ingin saya tangkap di versi ini," tutupnya.
 

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA