Lagu bernuansa religius ini hadir menjelang bulan suci Ramadan dan langsung menarik perhatian publik, dengan lirik dan visual video klip yang mengajak pendengar merenungkan perjalanan hidup serta fenomena kehidupan secara lebih dalam melalui sudut pandang spiritual.
Makna Lagu “Iqro’”
Lagu Iqro’ diposisikan sebagai ajakan reflektif untuk “membaca” tanda-tanda kebesaran Tuhan dalam realitas sehari-hari, bukan sekadar baca literal, tetapi memahami pesan yang tersembunyi di balik pengalaman hidup dan ciptaan-Nya.
Melalui liriknya, Raim Laode menggambarkan pergulatan batin tentang waktu, posisi manusia dalam semesta, serta pencarian makna hidup yang sejati, termasuk pengakuan bahwa manusia sering kali lupa akan keterbatasannya di hadapan kebesaran Ilahi, dan bahagia sejati ditemukan dalam kesadaran saat ini, bukan masa depan.
Berikut lirik lagu “Iqro” Raim Laode
Bintang bintang dan pepohonan
Kedua bersujud pada-Nya
Masih kukagum tentang langit
Kokoh nan tinggi tak bertiang
Siapakah aku sebenarnya
Hanya atom yang kecil besar sombongnya
Sampai di masa ini
ku masih mencari
tentang arti dunia
yang ramai nan sunyi
Bantu aku berjalan menuju cahaya
Lalu aku berjanji menjadi yang baik
Semua Kau cipta berpasang
Sebab hanya Engkau yang satu
Seluruh bima sakti sujud
Tak ada satu pun yang luput
Siapakah aku sebenarnya
Hanya atom yang kecil besar sombongnya
Sampai di masa ini
ku masih mencari
tentang arti dunia
yang ramai nan sunyi
Bantu aku berjalan menuju cahaya
Lalu aku berjanji menjadi yang baik
Baru aku mengerti
ternyata bahagia
bukan perkara nanti tetapi sekarang
Harta paling berharga
bukanlah materi
Tetapi tentang waktu
tak bisa kutahan
(Maulia Chasanah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News