Berlinale 2026 (Foto: Instagram @berlinale)
Berlinale 2026 (Foto: Instagram @berlinale)

Mark Ruffalo dan Javier Bardem Kecam Sikap Festival Film Berlinale soal Palestina

Elang Riki Yanuar • 21 Februari 2026 14:00
Ringkasnya gini..
  • 104 sineas termasuk Mark Ruffalo dan Tilda Swinton kecam sikap Berlinale soal konflik Gaza.
  • Pernyataan Wim Wenders dan Tricia Tuttle picu protes politik di Berlinale 2026.
  • Surat terbuka desak Berlinale tegas soal Palestina dan hentikan pembungkaman artis.
Jakarta: Berlin International Film Festival atau Berlinale mendapat kritikan pedas dari aktor papan atas Hollywood. Festival film Jerman yang berlangsung pada 12–22 Februari 2026 ini disentil oleh para partisipan, terutama mereka yang vokal terhadap Palestina.
 
Sejumlah sineas Hollywood dan internasional menandatangani surat terbuka kepada pihak penyelenggara dan mengecam bentuk "kesunyian" festival dalam menanggapi konflik di Gaza. Mereka juga menilai adanya "pembungkaman" terhadap para artis yang telah bersuara.
 
Para penanda tangan surat yang diterbitkan pada 17 Februari kemarin menulis bahwa mereka berharap lembaga-lembaga industri perfilman untuk menolak keterlibatan dalam kekerasan terhadap Palestina.
Nama-nama sineas yang terlibat dalam surat terbuka ini adalah Mark Ruffalo, Tilda Swinton, Javier Bardem, Robert Greene, Saleh Bakri, Zawe Ashton, Peter Mullan, dan Tobias Menzies. Melansir dari Variety, surat ini telah ditandatangani oleh 104 partisipan per 19 Februari.

Kecaman ini datang di tengah penyelenggaraan Berlinale edisi 2026 di mana politik menjadi sorotan utama acara, terutama setelah komentar dari Kepala Dewan Juri Wim Wenders saat konferensi pers pembuka. 
 
Variety melaporkan, ketika ditanya tentang Gaza dan dukungan yang diberikan oleh pemerintah Jerman—yang mendanai sebagian besar festival—terhadap Israel, Wenders mengatakan, “kita sebaiknya tidak ikut campur dalam politik.” 
 
Ia juga menambahkan bagaimana pembuatan film adalah sesuatu hal yang berbanding terbalik dengan politik. Tak berhenti di situ, Kepala Festival Berlinale 2026 Tricia Tuttle mengeluarkan pernyataan yang memicu amarah para sineas.
 
“Pelaku seni tidak seharusnya diminta untuk mengomentari semua perdebatan besar tentang praktik festival sebelumnya atau saat ini yang di luar kendali mereka,” ujar Tuttle.
 
Dalam surat terbuka tersebut, para partisipan menegaskan bahwa mereka sangat tidak setuju dengan pernyataan Wenders mengenai hubungan film dan politik. Mereka menambahkan bahwa dua hal itu tak terpisahkan, terlebih dengan fenomena penolakan besar-besaran dari para pekerja film untuk bekerja sama dengan perusahaan dan lembaga afiliasi Israel.
“Kami mendesak Berlinale untuk memenuhi kewajibannya secara moral dan secara jelas menyatakan penolakannya terhadap genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang yang dilakukan Israel terhadap Palestina, serta sepenuhnya menghentikan keterlibatannya dalam melindungi Israel dari kritik dan seruan pertanggungjawaban,” demikian bunyi penutup surat tersebut.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA