Ilustrasi Manuk Dadali dari Jawa Barat (Foto: Youtube)
Ilustrasi Manuk Dadali dari Jawa Barat (Foto: Youtube)

Lirik dan Makna "Manuk Dadali", Kebanggaan Terhadap Lambang Negara

Elang Riki Yanuar • 07 Februari 2026 12:10
Ringkasnya gini..
  • “Manuk Dadali” adalah lagu daerah Jawa Barat ciptaan Sambas Mangundikarta pada 1960-an dengan lirik berbahasa Sunda.
  • Lagu “Manuk Dadali” mengandung semangat nasionalisme dan kebanggaan pada lambang negara, burung garuda.
  • Makna “Manuk Dadali” menggambarkan kegagahan, keberanian, dan persatuan bangsa Indonesia.
Jakarta: “Manuk Dadali” merupakan salah satu lagu daerah paling populer di Indonesia. Lagu asal Jawa Barat ini diciptakan oleh seorang penyiar radio bernama Sambas Mangundikarta pada tahun 1960-an dengan lirik berbahasa Sunda.
 
Hampir semua orang Sunda pasti hafal dengan lagu “Manuk Dadali” ini. Di balik lirik lagunya, ada semangat nasionalisme dan kebanggaan atas lambang negara.

Makna Lagu “Manuk Dadali”


Dalam bahasa Sunda, kata “dadali” berarti rajawali. Namun, banyak yang menginterpretasikannya sebagai burung garuda. Maka dari itu, lagu ini dicap sebagai lagu yang mengusung semangat nasionalisme khas burung garuda.
 
Liriknya sarat dengan kekaguman terhadap lambang negara Indonesia itu. Lagu ini mengisahkan tentang kegagahan dan keperkasaan fisik sang garuda atau Manuk Dadali. Burung garuda juga digambarkan memiliki sifat pemberani, lincah, serta disegani dan dihormati oleh makhluk lain.

Lirik dan Terjemahan Lagu “Manuk Dadali”

Mesat ngapung luhur jauh di awang-awang
(Terbang melesat tinggi, jauh di awang-awang)

Mébérkeun jangjangna bangun taya karingrang
(Merentangkan sayapnya, tampil tanpa keraguan)
 
Sukuna ranggoas reujeung pamatukna ngeluk
(Kakinya panjang dan paruhnya melengkung)
 
Ngepak mega bari hiberna tarik nyuruwuk
(Menyongsong awan sambil terbang dengan cepat)
 
Saha anu bisa nyusul kana tandangna
(Siapa yang bisa menyaingi keberaniannya)
 
Gandang jeung perténtang taya bandingannana
(Gagah perkasa tanpa tandingan)
 
Dipikagimir dipikasérab ku sasama
(Disegani dan disayangi oleh sesama)
 
Taya karempan kasieun lébér wawanénna
(Tanpa ragu tanpa takut, besar nyalinya)
 
Manuk dadali manuk panggagahna
(Burung garuda, burung paling gagah)
 
Perlambang sakti Indonesia Jaya
(Lambang sakti Indonesia jaya)
 
Manuk dadali pangkakoncarana
(Burung garuda, yang paling tersohor)
 
Resep ngahiji rukun sakabéhna
(Senang bersatu, rukun semuanya)
 
Hirup sauyunan tara pahiri-hiri
(Hidup berhimpun tanpa saling iri)
 
Silih pikanyaah teu inggis béla pati
(Saling menyayangi, tak sungkan mengorbankan nyawa)
 
Manuk dadali ngandung siloka sinatria
(Burung garuda adalah lambang kesatriaan)
 
Keur sakumna Bangsa di Nagara Indonesia
(Untuk seluruh bangsa di negara Indonesia)
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 

 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA