Personil Usman and The Blackstones. (Foto: Medcom)
Personil Usman and The Blackstones. (Foto: Medcom)

Usman & The Blackstones Rilis "Woman", Mengingat Yang Dilupakan

Agustinus Shindu Alpito • 23 Agustus 2026 16:27
Ringkasnya gini..
  • Usman and The Blackstones merilis lagu "Woman" pada 21 Agustus 2026 sebagai persembahan bagi perempuan korban kekerasan yang dilupakan.
  • Lagu ini terinspirasi dari aktivis Ita Martadinata serta tragedi berulang hingga 2025 sebagai bentuk tuntutan atas keadilan.
  • Mengusung genre pop/folk dan balutan cello, karya di bawah label Alarm Records ini menegaskan komitmen UATB menyuarakan HAM.
Jakarta: Grup musik asal Jakarta, Usman and The Blackstones (UATB), merilis lagu terbaru mereka berjudul "Woman" pada Jumat (21/8/2026). Mengusung warna musik pop-rock dengan sentuhan khas yang lugas, karya ini hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan bentuk penghormatan mendalam bagi para perempuan korban kekerasan yang kisahnya kerap luput dari catatan sejarah. 
 
 
Lagu ini terinspirasi dari kisah pahlawan kemanusiaan Ita Martadinata Haryono, seorang siswi SMA yang aktif mendampingi para korban kekerasan tragedi Mei 1998 bersama Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TRuK). Ita tewas dibunuh di rumahnya secara misterius menjelang keberangkatannya untuk memberikan kesaksian di hadapan PBB. 
 
Selain mengenang Ita dan para korban tragedi Mei 1998, "Woman" dirilis sebagai refleksi atas kekerasan yang masih terus berulang hingga kerusuhan Agustus 2025. Lagu ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap perjuangan keadilan atas penyangkalan perkosaan massal 1998 yang hingga kini belum terselesaikan. 

Di Balik Produksi Lagu "Woman"

Diarsiteki oleh Kelana Halim sebagai arranger, lagu ini memberikan nuansa baru pada identitas musik UATB. Kehadiran iringan instrumen cello dari Setyawan serta sentuhan vokal dari Louise Mercy yang juga bertindak sebagai co-producer, memberikan warna emosional pada karya ini.
Lagu yang dirilis di bawah naungan label Alarm Records ini turut menampilkan sampul album karya Denny Setiawan. 

Profil Usman and The Blackstones

Usman and The Blackstones terbentuk pada awal 2023 di Jakarta saat Usman Hamid dan Kelana Halim bertemu di Mekel Music Studio. Cikal bakal grup ini bermula pada 1994 ketika Usman mendirikan The Blackstones bersama Denny Setiawan dan Kis Winarko, sebelum akhirnya ia sempat meninggalkan dunia musik untuk berfokus di bidang hak asasi manusia. 

Kembalinya Usman menandai fase baru, yaitu pergeseran genre musik dari punk rock menuju raw rock 'n' roll. Kini, UATB tampil dengan formasi terkini yang terdiri atas Kelana Halim, Dwi Yudha, Kis Winarko, dan Fiky Risky. 
 
Perjalanan musik grup ini terus bergulir melalui berbagai karya, mulai dari lagu debut "Sa Kong Sa", kolaborasi bersama Once Mekel dalam lagu "Munir", hingga album perdana Bumi dan Aku Kini. Lagu "Woman" menjadi rekam jejak terbaru dalam perjalanan bermusik mereka. 
 
Saat ini, lagu "Woman" sudah dapat didengarkan di berbagai platform musik digital seperti Spotify. Melalui karya ini, Usman and The Blackstones menegaskan komitmen mereka untuk terus menjadikan musik sebagai medium penyuara bagi kisah-kisah yang dibungkam sejarah.
 

Lirik Lagu “WOMAN” - USMAN AND THE BLACKSTONES

 
Oh, hearts were torn
Oh, tale of sorrow
 
Oh, hearts were torn
Oh, tale of sorrow
 
In the days of May, a riot broke the day
In the days of May, a riot broke the day
 
Oh, heart bruised so strong
Shattered, but still carry on
Shattered, but still carry on
Oh shattered, but still carry on
 
Oh woman, we share your pain
Oh woman, your love remains
 
In the days of May, a riot broke the day
In the days of May, a riot broke the day
 
Oh woman, we share your pain
Oh woman, your love remains
 
It happened again, it happened again in the days of August
It happened again, it happened again in the days of August
It happened again, it happened again in the days of August
It happened again, it happened again in the days of August
 
Casting out the night, against the dying of the light
Casting out the night, against the dying of the light
 

  (Nur Aldiansyah Amirulloh)
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA