Idgitaf (Foto: dok. Idgitaf
Idgitaf (Foto: dok. Idgitaf

Idgitaf Lepas Album Baru Berusaha di Bawah Hujan, Hadirkan Kolaborasi dengan Hindia hingga Dere

Medcom • 15 Mei 2026 15:54
Ringkasnya gini..
  • Idgitaf resmi merilis album kedua Berusaha di Bawah Hujan dengan sentuhan country pop dan kisah cinta penuh refleksi.
  • Album baru Idgitaf menghadirkan 12 lagu tentang jatuh cinta, konflik, dan bertahan bersama “hujan” kehidupan.
  • Idgitaf gandeng Hindia dan Dere di album Berusaha di Bawah Hujan yang resmi dirilis pada 15 Mei 2026.
Jakarta: Setelah menghadirkan tiga single anyar sejak Oktober 2025, Idgitaf
resmi merilis Berusaha di Bawah Hujan sebagai album penuh keduanya. Penyanyi dan
penulis lagu ini menyajikan warna segar berupa elemen musik country yang berbaur asri
dengan pop penuh sukacita khas dirinya, seperti dalam lagu-lagu “Sedia Aku Sebelum Hujan”
dan “Mungkin di Depan Buram”.
 
Dikemas bak cerita bersambung dalam 12 lagu, Berusaha di Bawah Hujan mengungkapkan
hasil perenungan dan eksplorasi musik Gita menghadapi babak baru dalam hidupnya. Ia
menyampaikan bahwa membuat album ini mendewasakan dirinya dalam cara menulis dan
melihat karya-karyanya, membuatnya memiliki berbagai sudut pandang baru serta menyadari
kapasitas dan kesanggupan dirinya dalam ranah cinta.
 
“Album ini lahir dari pengalaman jatuh cinta yang terasa begitu baru buat aku, sampai rasanya
kata-kata saja tidak cukup untuk menjelaskan semuanya. Karena itu aku merasa harus
menuliskannya lewat musik. Tapi di balik itu, ada tantangan, perbedaan, dan proses memahami
satu sama lain yang membuat aku sadar kalau cinta bukan cuma tentang kebahagiaan, tapi
juga tentang bertahan,” jelas Gita.
 
“Maka Berusaha di Bawah Hujan disusun sebagai perjalanan dalam empat fase emosional,
mulai dari menemukan cinta yang terasa menyembuhkan, menikmati kebahagiaan di dalamnya,
menghadapi konflik dan keraguan, sampai akhirnya belajar menerima dan bertahan bersama
segala ‘hujan’ yang datang.”

Digarap dari Februari 2025 hingga April 2026, Berusaha di Bawah Hujan melibatkan produser
Enrico Octaviano, Lafa Pratomo, Michael Rodovan, Ricco, Rama Harto, dan Luthfi Adianto.
Album ini turut menghadirkan sesama musisi Hindia (Baskara Putra) dalam lagu “Masih Ada
Cahaya” dan Dere dalam “Setengah Langit”.
 
“Masih Ada Cahaya” menggambarkan usaha untuk memahami masa lalu pasangan yang
membentuk dirinya saat ini. Gita menjelaskan, “Aku ingin punya lagu yang merepresentasikan
aku dan pasanganku, sebagai lelaki dan perempuan. Di lagu ini aku seperti berbicara dan
menenangkan dia, ‘Masih ada cahaya, walau susah untuk diraih.’”
 
Tentang “Setengah Langit” yang ditulis bersama-sama oleh dirinya dan Dere, Gita
menyampaikan, “Lagu ini seperti berbicara ke diri kami sendiri sebagai sesama perempuan,
bahwa kita cenderung mengkategorikan kebahagiaan dari apa yang ditentukan oleh orang lain.”
Setelah rangkaian acara intimate bersama para penggemar menuju album baru ini sepanjang
 
Lewat Berusaha di Bawah Hujan, Gita mengutarakan harapan bahwa album ini dapat dipahami
sebagai gambaran tentang perjalanan yang belum selesai.
 
“Album ini mengisahkan sebuah journey, a work in progress. Bukan untuk memberikan
jawaban, tapi menjadi teman seperjalanan. Aku ingin orang-orang melihat bahwa album ini
adalah tentang berusaha, dan pendengar bisa merasa relate dengan berbagai perasaan di
dalamnya; mulai dari bahagia, sedih, sampai frustrasi. Semoga album ini juga bisa memberikan
gambaran tentang perjalanan aku bersama pasanganku,” jelasnya.
 
Diterbitkan oleh label Idgitaf Musik bekerja sama dengan KithLabo, album Berusaha di Bawah
Hujan dirilis pada 15 Mei 2026 di semua digital streaming platform.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA