Noel Gallagher (Foto: X @NoelGallagher)
Noel Gallagher (Foto: X @NoelGallagher)

Noel Gallagher Ungkap Obrolan Pertama Kali dengan Liam setelah 15 Tahun Berantem

Agustinus Shindu Alpito • 08 Oktober 2026 09:03
Ringkasnya gini..
  • Noel Gallagher mengungkap rekonsiliasinya dengan Liam Gallagher bermula dari sapaan sederhana setelah 15 tahun mereka berselisih.
  • Noel mengatakan ia dan Liam tidak perlu membahas konflik masa lalu karena hubungan keluarga membuat semuanya bisa dimaafkan tanpa banyak kata.
  • Setelah reuni Oasis, Noel dan Liam mengaku semakin dekat dan akan kembali tampil bersama dalam Oasis Live ’27 pada 2027.
Jakarta: Noel Gallagher mengungkap bagaimana rekonsiliasinya dengan sang adik, Liam Gallagher, bermula setelah keduanya terpisah selama bertahun-tahun. Menurut Noel, pertemuan kembali mereka tidak diwarnai percakapan emosional atau pembahasan panjang mengenai konflik masa lalu. Ia hanya menyapa Liam dengan sederhana, “How you doing (Apa kabar)?”

Kisah tersebut muncul dalam cuplikan baru dokumenter Don’t Look Back in Anger yang dirilis sebagai konten bonus di Disney+ pada Jumat (9/10/2026). Film tersebut mendokumentasikan perjalanan kembalinya Oasis, termasuk proses kedua Gallagher bersaudara membangun kembali hubungan mereka setelah bertahun-tahun berselisih.

Noel dan Liam dikenal kerap terlibat konflik sepanjang perjalanan Oasis. Perseteruan keduanya mencapai titik akhir pada 2009 ketika Noel meninggalkan band setelah insiden di Rock en Seine, Paris. Setelah itu, keduanya menjalani kehidupan masing-masing dan disebut tidak berhubungan dekat selama sekitar 15 tahun.

Situasi berubah ketika Oasis mengumumkan reuni pada 2024. Keduanya kemudian kembali ke panggung melalui rangkaian Oasis Live '25, yang menjadi momentum penting setelah perpisahan panjang mereka.
 
Dalam dokumenter tersebut, Noel menjelaskan mengapa pertemuan kembali dengan Liam tidak membutuhkan pembicaraan khusus untuk membahas masa lalu.

“Ini seperti keluarga, berbeda. Memang berbeda. Kalau dua orang seperti, misalnya, John Lydon dan Steve Jones, mungkin mereka akan duduk dan membicarakannya. Tapi keluarga itu berbeda, kalian tidak perlu mengatakan apa-apa. Sesederhana itu,” kata Noel.

Noel mengaku banyak orang kemudian bertanya kepadanya mengenai apa yang terjadi ketika mereka kembali bertemu.

“Kalian tidak perlu menjelaskan kepada orang lain kenapa kalian tidak mengatakan apa-apa. Semua orang bertanya kepada saya, ‘Seperti apa rasanya?’ Dan saya menjawab, ya, tidak seperti apa-apa. Lalu mereka bertanya, ‘Lalu apa yang dibicarakan?’ Saya hanya bilang, ‘Apa kabar?’ Hanya itu,” ujarnya.
 

Peran Sang Ibu

Dalam cuplikan tersebut, Noel juga membicarakan ibunya, Peggy Gallagher, yang menurutnya tidak pernah memihak salah satu anaknya selama perseteruan mereka.

“Bahkan selama 16 tahun itu, dia tidak pernah memihak. Dia tidak pernah mengatakan... ya, dia tidak pernah mengatakan apa-apa,” tutur Noel.

Liam kemudian menyela dengan candaan bahwa sang ibu sebenarnya memiliki cara sendiri untuk menunjukkan keberpihakannya.

“Dia dulu bilang, ‘Saya adalah anak kesayangannya’,” kata Liam.

Noel langsung membalas, “Dia tahu siapa anak nomor satunya.”
 
Liam kemudian menceritakan kebiasaan sang ibu ketika Noel berkunjung.

“Dia dulu memasang semua foto saya, lalu ketika dia datang, dia menurunkannya dan memasang semua fotonya,” ujar Liam.

Dokumenter tersebut turut memperlihatkan perubahan hubungan keduanya sepanjang proses reuni Oasis. Dari suasana canggung ketika menjalani latihan di Cardiff, Noel dan Liam perlahan kembali dekat hingga akhirnya menjalani wawancara bersama dan membangun kembali hubungan mereka selama tur.

Noel mengatakan persoalan yang dahulu memicu konflik di antara mereka kini tidak lagi terasa penting. Menurutnya, hubungan mereka juga tidak lagi dibayangi perebutan posisi di antara dua bersaudara.

“Semua hal kecil yang dulu mengganggu kami satu sama lain tiba-tiba menghilang. Ini bukan lagi perebutan kekuasaan, kami sekarang keluar sebagai orang yang setara,” kata Noel.

Ia juga mengungkap bahwa komunikasi mereka kini justru jauh lebih sering dibandingkan sebelumnya.

“Kami dulu tidak sering saling mengirim pesan, tetapi sekarang kami saling mengirim video-video konyol seperti dua teman. Kami jauh, jauh, jauh lebih sering berhubungan daripada sebelumnya. Semuanya sudah dimaafkan tanpa perlu mengatakan sepatah kata pun. Saya menggunakan kata ini untuk menggambarkan dirinya, sebuah kata yang tidak pernah saya pikir akan saya gunakan untuk menggambarkan dia, yaitu menyenangkan,” ujar Noel.

Bagi Liam, reuni tersebut juga membawa perubahan emosional. Ia mengaku merasa seperti terbebas dari beban setelah kembali bermain bersama Noel dan menyadari banyak konflik yang selama ini terjadi sebenarnya tidak memiliki arti penting.

“Rasanya seperti sebuah beban telah terangkat. Kami semua mengatakan hal-hal yang sebenarnya tidak penting. Saya tidak sadar setengah dari omongan itu keluar dari mulut saya. Memang begitulah adanya. Musik menyatukan kami kembali. Oasis, man. Oasis menyelamatkan,” kata Liam.

Setelah Oasis Live '25, Noel dan Liam Gallagher akan kembali tampil bersama melalui rangkaian Oasis Live ’27 pada 2027.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA