Coach Ican (Foto: instagram)
Coach Ican (Foto: instagram)

Diproduseri Endah & Rhesa, Coach Ican Tuangkan Kematian Tragis Ibunda ke Lagu

Elang Riki Yanuar • 08 September 2022 10:14
Jakarta: Setelah merilis sejumlah single pada tahun lalu, Coach Ican meluncurkan mini album berjudul Sampai Nanti. Keterlibatan musisi Endah dan Rhesa sebagai produser memang menambah kepercayaan diri Ican mengarungi dunia musik.
 
Ican sebelumnya sebagai pengusaha dan pengajar. Pertemuannya dengan Endah dan Rhesa mengubah sisi lain bagi Ican. Berawal dari sebuah proyek kerjasama pembuatan lagu untuk perusahaan Ican, Endah kemudian meminta Ican sendiri yang tampil di depan panggung.
 
"Aku sudah tersentuh dengan cerita dan pengalaman hidup Mas Ican. Aku suka spirit Mas Ican bahwa segala hal sulit bisa diatasi dan dia mau belajar hal-hal baru. Saya ajakin saja kenapa dia enggak nyanyi aja. Aku senang sama orang yang antusias sama musik, apalagi dia mau terjun langsung bagaimana musisi jalani proses rekaman, jalani profesinya," kata Endah di Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain melibatkan Endah dan Rhesa, Ican mengahak Kinar Sekar sebagai penulis lagu di mini albumnya. Lagu-lagu yang diciptakan berdasarkan pengalaman hidup Ican yang pernah tertuang dalam buku.
 
"Semua lagunya di album ini diambil dari kisah Coach Ican yang ada di buku termasuk yang diselingkuhi itu adalah cerita pribadi Coach Ican," kata Kinar Sekar.
 
Di mini album perdananya itu Coach Ican menghadirkan 5 lagu. Sebut saja seperti "Nikmati Hari", "Jarak dan Waktu,", "Menari Dalam Hujan" hingga "Sampai Nanti" yang dijadikan judul album.
 
"Judul Sampai Nanti dipilih karena mengartikan bahwa perjalanan saya di dunia musik tidak hanya berhenti sampai di sini," katanya.
Diproduseri Endah & Rhesa, Coach Ican Tuangkan Kematian Tragis Ibunda ke Lagu
 
Lagu paling emosional di album ini berjudul "Hilang". Di lagu ini, Ican coba menggambarkan kesedihannya ketika sang ibu meninggal secara tragis akibat dibunuh.
 
"Liriknya menceritakan betapa sedihnya rasanya ketika kita kehilangan seseorang, di sini saya coba menggambarkan kesedihan ketika kehilangan ibu dalam peristiwa tragis pembunuhan 15 tahun silam," kata Ican dengan suara bergetar.
 
Setelah merilis mini album, Ican memastikan langkahnya di dunia musik tak akan berhenti. Terlebih dia disokong oleh musisi terkenal seperti Endah, Rhesa, Kamga dan lainnya.
 
"Semua lagu dibawakan dengan kesungguhan hati, tidak ada tekanan label karena ini label sendiri. Setiap lagu ada pesannya karena banyak dari kisah pribadi aku sendiri. Ini bukan akhir, tapi ini yang pertama dan semoga gue bisa konsisten dan komitmen di musik," tutupnya.
 
(ELG)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif