PTA dan Greenwood mengklaim bahwa komposisi musik (scoring) dari film Phantom Thread digunakan dalam dokumenter tentang mantan Ibu Negara Amerika Serikat tersebut tanpa izin maupun persetujuan.
Penggunaan ini dinilai mencederai kesepakatan profesional serta melanggar perjanjian yang melibatkan Greenwood sebagai komposer.
Baca Juga :
Radiohead Comeback Usai 7 Tahun Vakum Manggung
Mengutip laporan Variety pada Selasa, 10 Februari 2026, Anderson dan Greenwood mengaku terkejut sekaligus keberatan atas penggunaan musik tersebut tanpa izin lebih lanjut.
"Telah sampai ke perhatian kami bahwa potongan musik dari 'Phantom Thread' telah digunakan dalam dokumenter 'Melania'. Meskipun Jonny Greenwood tidak memiliki hak cipta atas partitur (score) tersebut, Universal gagal berkonsultasi dengan Jonny mengenai penggunaan oleh pihak ketiga ini, yang merupakan bentuk pelanggaran terhadap perjanjian komposer," ungkap Anderson dan Greenwood.
Mereka menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap kesepakatan profesional yang telah disepakati.
"Oleh karena itu, Jonny dan Paul Thomas Anderson telah meminta agar musik tersebut segera dihapus dari dokumenter tersebut," lanjut mereka.
Di luar polemik hak cipta, film Melania sendiri menuai kritik tajam sejak penayangan perdananya. Dokumenter arahan sutradara Brett Ratner itu dinilai gagal secara artistik dan dianggap sebagai upaya pencitraan politik terhadap mantan Ibu Negara Amerika Serikat tersebut.
Film ini bahkan disebut sebagai salah satu dokumenter dengan peringkat terendah sepanjang masa. Kritikus film The Guardian, Xan Brooks, memberikan nilai nol untuk film tersebut.
Meski sempat mencatat capaian penonton yang relatif baik pada pekan pertama penayangan, performa Melania dilaporkan anjlok drastis hingga 67 persen pada pekan berikutnya.
Di tengah badai kritik terhadap kualitas film, gugatan dari duet Paul Thomas Anderson dan Jonny Greenwood menjadi pukulan tambahan bagi Amazon MGM Studios, yang disebut telah menggelontorkan dana promosi hingga puluhan juta dolar untuk proyek dokumenter tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News