Sakinah Mawaddah Warahmah
Sakinah Mawaddah Warahmah

Sakinah Mawaddah Warahmah Ubah Drama Pagi Keluarga Jadi Lagu Hardcore “LAMBAT”

Agustinus Shindu Alpito • 07 Oktober 2026 16:10
Ringkasnya gini..
  • Sakinah Mawaddah Warahmah merilis “LAMBAT”, lagu hardcore punk yang terinspirasi kepanikan keluarga pada pagi hari.
  • “LAMBAT” mengangkat situasi ketika ibu sudah bersiap, tetapi anak dan ayah masih santai hingga memicu kepanikan sebelum berangkat.
  • Lagu “LAMBAT” menjadi bagian dari rangkaian materi album Sakinah Mawaddah Warahmah.
Jakarta: Unit hardcore asal Bogor, Sakinah Mawaddah Warahmah, kembali menghadirkan lagu baru berjudul “LAMBAT”. Alih-alih mengangkat tema yang berat, lagu ini mengambil situasi sederhana yang akrab dalam kehidupan keluarga, yakni kepanikan ketika semua orang harus segera berangkat, tetapi masih ada anggota keluarga yang belum juga bersiap.

“LAMBAT” berangkat dari suasana pagi di rumah. Seorang ibu sudah sibuk menyiapkan sarapan dan bekal, sementara anak dan ayah masih santai. Percakapan yang muncul dalam situasi tersebut kemudian menjadi bagian dari lirik, mulai dari desakan “cepetan dong”, keluhan “kita sudah terlambat”, hingga pertanyaan polos Zea, anak berusia 7 tahun, yang bertanya, “kenapa, Mama?”.

Dengan pendekatan hardcore punk, Sakinah Mawaddah Warahmah mengolah rutinitas tersebut menjadi lagu yang ringan, penuh energi, sekaligus dekat dengan pengalaman banyak keluarga.

Menurut Wulan Estriyani yang berperan sebagai Mama, situasi dalam “LAMBAT” merupakan kejadian yang cukup umum terjadi di rumah, terutama pada pagi hari.
 
“LAMBAT” itu relate banget buat kebanyakan keluarga, apa lagi di pagi hari biasanya ibu sibuk bikin sarapan & bekal, tapi anak sama bapaknya masih santai tiduran dan pergerakan mereka gak segesit harapan ibunya. Kebiasaan sehari-hari ini yang menginspirasi lagu LAMBAT,” ujar Wulan.

Menariknya, lagu tersebut juga membuat anggota keluarga saling menunjuk siapa yang sebenarnya paling lambat. Zea, misalnya, justru menyebut sang ayah sebagai penyebabnya.

“LAMBAT itu abi sebenernya, aku engga kok,” kata Zea.

Dani Afriadi yang berperan sebagai Abi pun mengakui tudingan tersebut.

“LAMBAT” itu gua banget.. Hahaha.. Manusia paling lambat kalo mau ke mana-mana.. Maapin ya mamah.. Hihi,” ujar Dani.

Sementara itu, Om Kups melihat cerita lagu tersebut dari sudut pandang sang ibu yang sudah mulai beraktivitas sejak pagi, tetapi harus menghadapi anggota keluarga lain yang belum bergerak cepat.

“LAMBAT” di lagu ini ibunya geregetan karena sudah sibuk dari pagi buta, takut telat, sedangkan yang lain masih santai ngumpulin nyawa..haha,” kata Om Kups.
 
Om Uu kemudian menggambarkan situasi tersebut dengan cara yang lebih sederhana.

“LAMBAT” pokoknya siap siap kena omel dah kalo makhluk paling kuat di muka bumi udah buru-buru, kitanya pada lambat...hahaha,” ujarnya.

“LAMBAT” menjadi bagian dari rangkaian materi dalam album Sakinah Mawaddah Warahmah.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA