Karya tersebut ditulis oleh Bimbim Slank dan video musiknya diproduksi menggunakan campuran antara rekaman asli serta teknologi kecerdasan buatan (AI).
“Rusak Ancur” baru mendapatkan sekitar tiga ribu stream di platform Spotify, sementara video musiknya di YouTube telah ditonton 150 ribu kali.
Makna Lagu “Rusak Ancur” - Slank
“Rusak Ancur” menggambarkan keresahan terhadap kerusakan lingkungan akibat eksploitasi sumber daya alam. Lewat liriknya, Slank menyoroti berbagai isu seperti abrasi, deforestasi, pertambangan, hingga pemanfaatan alam yang dinilai mengabaikan keseimbangan ekosistem.“Sebuah lagu ciptaan Bimbim yang menjadi alat penyampaian kritik keras Slank, atas kerusakan alam yang terjadi akibat ulah banyak pihak,” tulis keterangan Slank.
Di saat yang sama, lagu ini juga menjadi kritik terhadap sejumlah proyek pembangunan oleh pemerintah yang dianggap berdampak pada lingkungan dan masyarakat. Dengan gaya yang lugas dan satir, Slank mengajak pendengar untuk lebih peduli terhadap kondisi alam yang semakin terancam.
Lirik Lagu “Rusak Ancur” - Slank
Keruk sedimen kirim ke Singapur
Batas negara makin mundur?
Pulau-pulau pada abrasi
Malah export pasir ke luar negeri
Babat hutan ganti sawit
Ekosistim rusak hewan menjerit
Katanya kekayaan alam
Di kuasai negara
Malah bagi-bagi izin tambang kemana-mana
Rusak ancur
Rusak ancur lah
Rusak ancur
Rusak ancur
Alamku
Bangun kota baru
Ibu kota nusantara
Bahannya ambil dari donggala
Jadi rusak bukit-bukit jalan berdebu
Bikin polusi dan banjir bandang
Demi proyek strategis nasional
Apa mesti pake tanah ilegal?
Mega proyek food estate
Bikin bingung
Menanam singkong kok
Tumbuh jagung
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda