Seorang pemohon yang diidentifikasi sebagai A mengajukan keluhan lanjutan ke Kementerian Pertahanan Korea Selatan. A meminta evaluasi kembali posisi Cha Eun Woo di band militer.
“Seorang prajurit yang memiliki peran representatif tinggi dan sering tampil di publik seharusnya ditinjau kembali penugasannya, dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap kepercayaan publik, simbolisme, dan moral militer,” kata pemohon, dikutip The Korea Times, Kamis, 9 April 2026.
| Baca juga: Terjerat Skandal Pajak, Cha Eun-woo Minta Maaf Kecewakan Penggemar |
A menyebutkan bahwa mempertahankan posisi tersebut tanpa evaluasi setelah kontroversi besar dapat memicu rasa ketidakadilan dan menurunkan moral prajurit lain. Ia mendesak pihak militer untuk menjelaskan proses peninjauan serta mengambil tindakan cepat jika diperlukan.
Menurutnya, band militer memiliki pengaruh langsung terhadap persepsi publik dan kredibilitas institusi sehingga isu ini bukan sekadar masalah pribadi, melainkan berkaitan dengan disiplin dan integritas organisasi.
Langkah tersebut muncul sehari setelah Cha Eun Woo mengonfirmasi telah melunasi pajak penghasilan pribadi sebesar 13 miliar won dari total laporan awal yaitu sebesar lebih dari 20 miliar won.
| Baca juga: Fantagio Minta Maaf soal Kontroversi Pajak Cha Eun-woo, Akui Kelalaian Manajemen |
Perbedaan angka tersebut karena sebagian pajak yang tumpang tindih, termasuk pajak perusahaan dan pajak pertambahan nilai yang telah dibayarkan, sedang dalam proses pengembalian.
Dalam pernyataan resminya, Cha Eun Woo juga menegaskan bahwa ia bertanggung jawab penuh atas situasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa dirinya tidak akan menghindar dari kesalahan, meskipun ada hal yang mungkin luput dari pengawasannya.
“Sebagai seseorang yang menerima banyak cinta dan dukungan, saya menanggapi masalah ini dengan sangat serius. Jika ada hal yang tidak saya periksa secara menyeluruh, tanggung jawab sepenuhnya ada pada saya. Saya tidak akan menghindar dengan mengatakan tidak tahu atau itu keputusan orang lain,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News