Ruben Onsu dan Sarwendah ketika masih menikah (Foto: instagram)
Ruben Onsu dan Sarwendah ketika masih menikah (Foto: instagram)

Ruben Onsu Unggah Rekaman CCTV Terkait Sarwendah: Kalau Gak Ngaku Gue Tayangin Full!

Elang Riki Yanuar • 10 Oktober 2026 23:15
Ringkasnya gini..
  • Ruben Onsu mengunggah CCTV yang diduga memperlihatkan pengambilan amplop berisi uang Rp30 juta hingga Rp35 juta oleh asisten Sarwendah.
  • Ruben Onsu mengaitkan rekaman CCTV dengan konflik hak asuh anak dan mengaku terluka karena merasa hubungannya dengan anak-anak terdampak.
  • Setelah bercerai pada 2024, Ruben Onsu menggugat hak asuh anak pada Juni 2026 di tengah perselisihan dengan Sarwendah.
Jakarta: Ruben Onsu mengunggah rekaman CCTV yang diduga memperlihatkan asisten Sarwendah bernama Manda mengambil sebuah amplop dari tas merah, kemudian menyerahkannya kepada orang lain. Ruben menduga amplop itu berisi uang senilai Rp30 juta hingga Rp35 juta dan mempertanyakan siapa saja yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Rekaman itu dibagikan Ruben melalui media sosial pada Jumat, 9 Oktober 2026. Dalam unggahannya, dia menyoroti gerak-gerik Manda serta mempertanyakan isi amplop dan identitas orang yang diduga menerima benda tersebut. Ruben juga menghubungkan unggahan itu dengan konflik hak asuh anak yang tengah dihadapinya bersama mantan istrinya, Sarwendah.

"Hayo Manda, ambil apa itu? Ada siapa saja ya di situ? Lalu diberikan ke siapa? Kalau diterawang, itu nilainya Rp30 juta atau Rp35 juta? Niat benar. Ke mana-mana selalu bilang mau damai, tapi lu rendahkan terus ayahnya dengan tangan orang untuk menjatuhkan!" tulis Ruben dalam keterangan unggahannya.

Ruben mengaku selama ini berusaha menahan diri meski merasa menjadi sasaran sindiran dan pernyataan yang menurutnya menyudutkan dirinya. Dia menilai berbagai konten dan ucapan yang beredar telah melewati batas kesabarannya hingga akhirnya memilih mengungkap rekaman CCTV tersebut ke publik.

"Sebelum saya seperti ini saat ini, saya hanya diam, tapi konten-konten kalian, celetukan kalian, yang mengarah ke saya sangatlah sadis tanpa berpikir panjang," tulisnya.
Tak hanya mempersoalkan dugaan pengambilan uang, Ruben turut menyinggung persidangan hak asuh anak. Dia menegaskan rekaman CCTV yang dimilikinya dapat dipertanggungjawabkan dan meminta pihak-pihak yang disinggung dalam unggahannya tidak khawatir jika bukti tersebut nantinya diuji dalam proses hukum.

"Semua CCTV bisa dipertanggungjawabkan ya, jangan panik untuk sidang hak asuh. Eksploitasi anak itu tidak ada tulisannya, tapi jejak digital yang sudah ada itu memang kalian lakukan untuk menjadikan anak saya senjata untuk percintaan yang berbalut jualan," tegasnya.

Ruben juga mengungkapkan kekecewaannya terkait hubungan dengan anak-anaknya. Dia menduga ada perkataan negatif mengenai dirinya yang disampaikan kepada anak-anak hingga memengaruhi kedekatan mereka. Namun, pernyataan tersebut merupakan pandangan Ruben yang belum dapat dipastikan kebenarannya secara independen.

"Jangan sibuk mencari kesalahan saya, saya masih manusia pasti punya salah. Tapi jangan lupa bercermin, kesalahan yang banyak kalian buat sudah membuat anak menjauh karena ucapan kalian di telinga mereka tentang saya. Itu adalah kejahatan, dan sekarang saya tidak akan diam. Hancurnya hati saya hanyalah tentang anak," ungkap Ruben.

Dalam unggahan yang sama, Ruben juga menyinggung persoalan tanggung jawab finansial. Dia mempertanyakan sikap pihak yang menurutnya tetap menuntut pemenuhan kewajiban keuangan, tetapi pada saat bersamaan dinilai berupaya merusak citranya sebagai ayah dan pekerja.

"Please jangan muter-muter pembahasannya sampai kalian lakukan hal ini untuk mencari cara menjatuhkan saya? Uang tanggung jawab mau, tapi kalian matikan karakternya sebagai seorang ayah dan orang yang masih bekerja dari keringatnya? Sadis kalian ini...." lanjutnya.

Ruben kemudian kembali meminta warganet memperhatikan rekaman CCTV tersebut. Dia mempertanyakan siapa saja yang berada di lokasi dan siapa yang menerima amplop, bahkan menyatakan akan mengunggah rekaman lengkap jika pihak-pihak yang disinggung tidak memberikan penjelasan.

"Nggak hanya Manda, tapi ada siapa saja di situ coba tebak? Terus yang nerima uang siapa? Hayo, kalau nggak ngaku gue tayangin full mereka ya," tulis Ruben di kolom komentar.  

Konflik Panjang Ruben Onsu dan Sarwendah

Unggahan tersebut muncul di tengah konflik Ruben dan Sarwendah yang kembali memanas setelah keduanya resmi bercerai pada 2024. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutus perceraian mereka pada 24 September 2024.

Perselisihan keduanya berkembang pada 2026, terutama menyangkut biaya kebutuhan anak dan kesempatan Ruben untuk bertemu mereka. Sarwendah sebelumnya mengeluhkan persoalan tanggung jawab finansial, sementara Ruben menyampaikan bahwa dirinya merasa kesulitan memperoleh waktu bersama anak-anak sesuai kesepakatan.

Persoalan hak asuh kemudian dibawa ke jalur hukum. Ruben mendaftarkan gugatan hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 30 Juni 2026. Kuasa hukumnya, Minola Sebayang, sebelumnya menjelaskan bahwa belum ada putusan pengadilan yang secara resmi menetapkan hak asuh anak kepada salah satu pihak. Anak-anak diketahui tinggal bersama Sarwendah berdasarkan kesepakatan di luar pengadilan.

Ruben juga pernah menyampaikan keberatan terkait aktivitas anak-anak di media sosial dan kekhawatirannya terhadap dampak konflik terhadap kondisi mereka.








 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA