Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam apabila masih ada pihak yang terus menyebarkan informasi yang dinilai tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Kami peringatkan! Jangan menyebarkan berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Karena tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan upaya hukum,” kata Minola di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Senin, 3 Agustus 2026.
Minola menilai, selama ini dirinya bersama Ruben justru terus berupaya memberikan klarifikasi terhadap berbagai tudingan yang beredar. Padahal, menurutnya, dalam hukum pihak yang mengajukan tuduhan memiliki kewajiban untuk membuktikan dalil yang disampaikan.
“Siapa yang mendalilkan sesuatu, dia berkewajiban membuktikan dalilnya. Mulai dari tuduhan soal debt collector, pinjol, sampai bullying di sekolah. Coba itu dibuktikan. Jangan selalu kami yang harus mencari bukti untuk meredam tuduhan-tuduhan tersebut,” tegasnya.
Soroti Penyebaran Chat Pribadi
Minola juga menyayangkan tangkapan layar percakapan pribadi antara Ruben Onsu dan Sarwendah yang sempat diperlihatkan dalam siniar di kanal YouTube Denny Sumargo justru digunakan oleh sejumlah pihak untuk menggiring opini negatif terhadap kliennya.Salah satu percakapan yang menjadi sorotan publik adalah pesan Sarwendah yang berbunyi, "Ayah sudah tidak mengonsumsi obat HIV lagi? Aku hanya khawatir. Jika sudah tidak minum, apakah ada hal-hal yang perlu kami perhatikan demi keamanan dan kesehatan anak-anak?"
Menurut Minola, potongan percakapan tersebut kemudian memicu berbagai spekulasi di media sosial, termasuk tuduhan bahwa Ruben mengidap HIV.
Ia menegaskan, penyebaran kembali data pribadi tanpa hak berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.
“Secara hukum, tidak diizinkan mengambil data tanpa hak dan mentransmisikannya kembali. Kami minta berhenti melakukan hal seperti ini,” tutup Minola Sebayang.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda