Format “a Day in My Life” sebenarnya merupakan konten umum yang biasa digunakan para kreator atau pengguna media sosial untuk membagikan aktivitas harian mereka, mulai dari bangun tidur hingga kembali beristirahat di malam hari.
Penyalahgunaan Format Konten oleh Akun Zaefier
Namun, format konten tersebut justru disalahgunakan untuk membuat video mesum sesama jenis. Konten ini dibuat oleh akun bernama Zaefier.Dari cuplikan video yang beredar, seorang pria terdengar mengucapkan kalimat “a Day in My Life.” Kalimat ini selalu diucapkan dalam setiap konten yang diunggahnya.
“Halo guys. Welcome back to a day in my life. Hari ini tepat di jam 12 siang, bayangin sepanas apa keluar. Tiba-tiba abang gue ngajakin keluar, gue gak tahu, sumpah gue gak tahu dia mau ngajak…” potongan suara Zaefier dalam cuplikan video kontennya.
Video konten mesum sesama jenis tersebut diketahui direkam di kawasan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
Polisi Amankan Pelaku dan Tetapkan Sebagai Tersangka
Viralnya video “a Day in My Life Zaefier” membuat pihak kepolisian bertindak cepat untuk meredam keresahan masyarakat. Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Anggi Eko, mengonfirmasi bahwa Satreskrim telah mengamankan dua pria yang ada di dalam video tersebut.Kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Pondok Rajeg. Dua pelaku berinisial MR (27) dan MA (24) ini juga terkonfirmasi mengidap HIV setelah menjalani pemeriksaan kesehatan.
Jual Video Mesum Berkedok Konten Harian di Grup Berbayar
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa pelaku telah memproduksi sebanyak 20 video mesum bertema “a day in my life.” Aktivitas produksi video tersebut telah berlangsung sejak Juli 2026.Pelaku menjual konten tersebut melalui media sosial. Pelanggan yang ingin mengakses video harus bergabung ke dalam komunitas atau grup khusus dengan membayar biaya sebesar Rp150 ribu.