Belum lama ini, Baekhyun dilaporkan ingin mengakhiri kontrak eksklusifnya dengan agensi INB100. Ia kemudian dirumorkan akan bergabung dengan Galaxy Corporation, agensi yang menaungi G-Dragon.
Menanggapi rumor tersebut, Galaxy Corporation dengan tegas membantah. “Berita mengenai pembicaraan untuk menandatangani kontrak eksklusif dengan Baekhyun tidak benar,” ujar Galaxy Corporation, dikutip Soompi, Rabu, 22 April 2026.
| Baca juga: Chen, Baekhyun, dan Xiumin EXO Ajukan Pemutusan Kontrak dengan INB100 |
Seperti diketahui, Baekhyun sebelumnya telah mendirikan label independen INB100. Chen dan Xiumin yang tergabung bersamanya dalam subunit EXO-CBX juga bergabung dengan label tersebut.
INB100 kemudian bergabung sebagai anak perusahaan dari ONE HUNDRED, sebuah perusahaan yang dipimpin oleh CEO Cha Ga Won. Namun, CEO Cha Ga Won saat ini dituding memanfaatkan hak kekayaan intelektual (HKI) para artis agensi untuk menerima pembayaran di muka tanpa melaksanakan operasi bisnis yang dijanjikan.
Menyusul kasus tersebut, para artis di bawah naungan ONE HUNDRED, termasuk THE BOYZ, Lee Seung Gi, VIVIZ, Lee Mujin, dan BE’O, telah meninggalkan perusahaan. EXO-CBX juga telah mengirimkan pemberitahuan resmi mengenai pemutusan kontrak.
| Baca juga: SM Entertainment Sita Aset EXO-CBX Rp30,1 Miliar, Apartemen Mewah Jadi Jaminan |
Baekhyun sendiri debut pada April 2012 bersama EXO. Pada Juli 2019, idol K-Pop kelahiran 1992 itu kemudian memulai solo karier dan merilis album mini City Light dengan lagu utamanya “UN Village”.
Debut solonya mendulang sukses besar dan sukses mencatatkan sejumlah rekor pada masa itu. Album-album setelahnya pun tidak kalah sukses, seperti Delight (2020), Bambi (2021), Hello, World (2024), dan Essence of Reverie (2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News