Brooklyn Beckham dan Nicola Peltz (Foto: instagram @brooklynpeltzbeckham)
Brooklyn Beckham dan Nicola Peltz (Foto: instagram @brooklynpeltzbeckham)

Terbang ke London untuk Berdamai, Brooklyn Beckham Klaim Orang Tuanya Menolak Bertemu

Agustinus Shindu Alpito • 20 Januari 2026 11:08
Jakarta: Brooklyn Beckham mengklaim upaya untuk berdamai dengan orang tuanya, David dan Victoria Beckham, mengalami jalan buntu. Putra sulung pasangan selebriti tersebut menyatakan telah secara khusus terbang ke London dengan niat baik, namun seluruh tawaran pertemuannya ditolak.
 
Pengakuan tersebut disampaikannya melalui platform Instagram Stories pada Senin (19/1/2026). Dalam unggahannya, pria berusia 26 tahun itu mengungkapkan kunjungannya ke Inggris bertujuan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, namun justru berakhir dengan kenyataan pahit mengenai jarak yang memisahkan mereka.
 
Ia mengungkapkan bahwa perjalanan itu dilakukan untuk menghadiri perayaan ulang tahun sang ayah yang ke-50. 

"Kami tetap pergi ke London untuk ulang tahun ayahku dan ditolak selama seminggu saat kami menunggu di kamar hotel dan mencoba merencanakan waktu berkualitas bersamanya," tulis Brooklyn. 
 
Menurutnya, satu-satunya kesempatan yang diberikan hanyalah kehadiran di pesta besar yang penuh sorotan publik.
 
Brooklyn juga menyinggung permasalahan yang dialami istrinya, Nicola Peltz Beckham. Ia merasa pasangannya kerap tidak dihormati oleh keluarga besarnya. 
 
“Istri saya terus-menerus tidak dihormati oleh keluarga saya, tidak peduli seberapa keras kami mencoba untuk bersatu,” keluhnya. 
 
Situasi semakin rumit ketika David Beckham disebut bersedia bertemu, namun dengan syarat Nicola tidak turut serta. 
 
Keretakan ini berlanjut hingga kunjungan keluarga Beckham ke Los Angeles. 
“Kemudian, ketika keluarga saya berkunjung ke LA, mereka menolak untuk bertemu saya sama sekali,” tambahnya. 
 
Selama ini, dirinya mengaku berusaha keras menjaga persoalan ini tetap privat. 
 
“Saya telah diam selama bertahun-tahun tentang keretakan hubungannya dengan keluarganya, dan telah melakukan segala upaya untuk menjaga masalah ini tetap pribadi,” ungkap Brooklyn. 
Namun, kesabarannya habis karena merasa pihak keluarga secara aktif membawa isu ini ke media. Akhirnya, ia merasa terpaksa membuka suara. 
 
“Sayangnya, orang tua saya dan tim mereka terus menghubungi pers, sehingga saya tidak punya pilihan selain berbicara sendiri dan mengatakan yang sebenarnya tentang sebagian dari kebohongan yang telah dipublikasikan,” jelasnya. 
 
Pada akhir unggahan, Brooklyn menegaskan posisinya yang kini telah berubah. Ia menyatakan tidak berniat untuk berdamai dan menampik tuduhan bahwa ada pihak lain yang mengendalikannya. 
 
“Saya tidak ingin berdamai dengan keluarga saya. Saya tidak sedang dikendalikan, saya membela diri untuk pertama kalinya dalam hidup saya,” tegasnya. 
 

 

(Maulia Chasanah)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan