Netflix
Netflix

HARI FILM NASIONAL

Geliat Streaming di Tengah Korona

Hiburan montase film Hari Film Nasional
Cecylia Rura • 30 Maret 2020 09:00
Jakarta: Gerakan beraktivitas dan bekerja di rumah mulai dilakukan sejak merebak virus Corona atau Covid-19 di dunia. Efek domino terasa tak hanya di sektor ekonomi negara tetapi rutinitas hingga kondisi perseorangan.
 
Industri hiburan misalnya. Sejumlah film menunda perilisan diikuti peraturan per daerah tentang larangan berkegiatan di keramaian termasuk penutupan sementara beberapa jaringan bioskop.
 
Dampaknya, streaming video on demand (svod) populer tak terelakkan menjadi alternatif hiburan di rumah. Sejumlah platform mengakui adanya kenaikan pelanggan aktif kurang dari 50 persen semasa pandemi Covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selama periode ini, terjadi peningkatan jumlah active users sebesar 35-40 persen dengan waktu rata-rata menonton video (video watch average time) juga meningkat hingga 50 persen per orang," kata Varun Mehta, Country Manager Viu kepada Medcom.id.
 
Varun melanjutkan, jenis konten yang diminati penonton Viu berada pada genre happy drama. Kondisi ini diartikan Viu adanya optimisme penonton situasi pandemi Covid-19 akan mereda.
 
Dalam situasi ini, Iflix juga mengalami peningkatan pengguna. "Ya, kami ada kenaikan baik pada jumlah pengguna maupun lama penggunaan sebanyak 25 persen dan 35 persen," kata Tiara Sugiyono, Head of Marketing Iflix.
 
Kenaikan angka ini pun tak lepas dari kampanye yang dijalankan sejak pekan lalu yakni #asikdirumahbarengiflix. Kampanye ini sebagai pengumuman pengguna dapat menonton konten di Iflix semasa Covid-19 mewabah.
 
Iflix memberikan akses VIP gratis selama satu bulan mulai 25 Maret 2020. Hal ini pun dilakukan GoPlay yang memberikan akses gratis selama sepekan pada 23-29 Maret untuk semua jenis konten mendukung anjuran pemerintah untuk berkegiatan di rumah.
 
"Dengan #dirumahaja, bukan berarti kita harus kehilangan produktivitas karena Gojek siap mendukung berbagai kebutuhan selama masyarakat menjalani aktivitas di rumah bersama keluarga tercinta," kata Sasha Sunu, Head of Marketing GoPlay.
 
Pada masing-masing svod atau layanan over the top (OTT) memiliki konten unggulan masing-masing. Viu misalnya memiliki bank koleksi drama Korea, Asia, dan serial original Indonesia.
 
Penggemar sinema Indonesia dapat menilik bank koleksi dari GoPlay maupun Iflix. Beberapa film yang telah tayang di bioskop kini dapat disaksikan melalui kedua platform tersebut.
 
Iflix misalnya menyediakan film-film bioskop populer yang belum lama ini tayang antara lain Dua Garis Biru, Wedding Agreement, Lampor, Bridezilla, dan Hit & Run. Iflix juga akan melepas konten drama Korea When The Weather Is Fine berdurasi 60 menit.
 
"Kami baru saja merilis film Indonesia baru seperti Bike Boyz, minggu ini juga akan rilis Trinity Traveller, serta Eggnoid di minggu depannya," kata Tiara Sugiyono.
 
Sementara itu, Netflix, HOOQ, dan Viu belum tampak mengikuti geliat Iflix dan Viu di Indonesia dalam memberikan akses gratis temporer. Netflix memiliki koleksi bank serial original Hollywood yang kerap dinantikan. Begitu pun dengan HOOQ.
 
Dalam industri hiburan Hollywood, svod juga menjadi pelarian hiburan sejak sejumlah bioskop memilih tutup temporer. Selain menunda perilisan sejumlah judul film, beberapa film baru ditayangkan lebih lebih awal melalui svod seperti Birds of Prey, Bloodshot, Sonic the Hedgehog, Trolls World Tour, Onward, The Invisible Man, dan The Hunt.
 
Selain svod atau OTT legal, situs streaming ilegal juga tak terelakkan menjadi sarana hiburan alternatif di rumah. Selain gratis, koleksi judul film baru tak jarang dapat disaksikan di sana.
 
Kondisi ini pun disadari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo). Menkominfo Johnny G Plate mengimbau agar masyarakat tak mengakses platform ilegal.
 
"Bagi semua yang menggunakan ruang digital kita secara ilegal, termasuk film ilegal, maka dengan segala hormat itu jangan digunakan," kata Johnny belum lama ini.
 
Johnny menambahkan, akses situs ilegal dapat menyedot bandwidth yang mengganggu keseluruhan trafik dalam rangka efektif mengatasi penyebaran Covid-19. Aktivitas ini memengaruhi demand yang besar sehingga supply bandwidth terbatas.
 
Efek domino pun dirasakan operator seluler di Indonesia seperti Telkomsel, Tri, dan XL Axiata yang mengalami peningkatan trafik layanan data sejak diberlakukan anjuran kerja dari rumah. Namun kenaikan ini belum melebihi trafik momen Hari Raya Idul Fitri dan Natal.
 
Semasa pandemi Covid-19 aktivitas kini banyak dilakukan via daring. Tak hanya berdampak pada layanan streaming, aktivitas e-commerce turut berkontribusi besar dalam aktivitas daring semasa pandemi Covid-19 yang diprediksi berakhir dalam satu hingga dua bulan mendatang.
 

 
(ELG)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif