Basajan (Foto: dok. Basajan)
Basajan (Foto: dok. Basajan)

Basajan Rilis "Nadoman", Angkat Tradisi Sunda Dibalut Sisi Liar Khas Psikedelia

Basuki Rachmat • 12 Februari 2026 07:30
Ringkasnya gini..
  • Basajan rilis single “Nadoman”, gerbang menuju album debut Bewara yang meluncur 10 April 2026.
  • Terinspirasi tradisi Sunda, “Nadoman” hadir reflektif dengan sentuhan Priangan psychedelic groove.
  • Lagu instrumental ini sudah tersedia di platform digital sejak 13 Februari 2026.
Jakarta: Unit instrumental eksperimental asal Kabupaten Bandung, Basajan, kembali menghadirkan karya terbaru bertajuk "Nadoman". Single ini diproyeksikan sebagai gerbang menuju album penuh perdana mereka yang telah lama dinantikan.
 
Dirilis menjelang bulan Ramadan, "Nadoman" membawa nuansa reflektif yang berakar dari tradisi tutur masyarakat Jawa Barat. Secara harfiah, “Nadoman” atau “Nadzom” merupakan tradisi melantunkan bait-bait pujian, nasihat, maupun ajaran agama dalam bahasa Sunda yang kerap terdengar di langgar atau masjid sebelum waktu salat tiba.
 
Namun bagi Basajan, "Nadoman" tak sekadar praktik religius. Tradisi tersebut dimaknai sebagai ruang kontemplasi budaya yang sarat resonansi spiritual.

Dalam single ini, Basajan mengeksplorasi estetika "Nadoman" yang identik dengan pola repetisi dan melodi ala Sunda, lalu menerjemahkannya ke dalam bahasa musik mereka yang khas. 
Tanpa menghilangkan identitas aslinya, “Nadoman” tetap pada garis merah Priangan psychedelic groove, menggabungkan ketukan yang energetik dengan tekstur suara yang mengawang dan penuh warna.
 
“Basajan memaknai Nadoman sebagai bentuk pengingat diri tentang resonansi antara manusia dengan penciptanya dan alam semesta. Lewat komposisi ini, kami berupaya membawa perasaan tenang sekaligus transenden ke dalam ruang lantai dansa yang groovy, namun tetap memiliki sisi liar khas psikedelia,” jelas Adhitama Putra Prakarsa, gitaris Basajan dalam siaran pers yang diterima oleh Medcom.id.
 
Jika sebelumnya single "1971" menghadirkan atmosfer mistis dan rasa kewaspadaan, maka "Nadoman" tampil dengan pendekatan yang lebih kontemplatif. Aransemen instrumen yang berlapis memperlihatkan kedewasaan Basajan dalam meracik musik instrumental yang tetap mampu bercerita tanpa lirik.
 
Eksplorasi bebunyian ini semakin lengkap dengan visual artwork garapan Yuri Yeuyanan yang menerjemahkan getaran spiritual lagu ke dalam estetika grafis selaras dengan konsep album mendatang.
 
Sementara itu di sisi produksi, proses mixing dan mastering dilakukan oleh Panji Wisnu, serta dirilis oleh label Bahasa Ibu Records.
"Nadoman" menjadi salah satu kepingan penting menuju album debut Basajan bertajuk Bewara yang dijadwalkan meluncur pada 10 April 2026.
 
Bagi Sobat Medcom yang penasaran, single "Nadoman" dari Basajan sudah bisa kalian dengarkan di berbagai platform musik digital mulai tanggal 13 Februari 2026.
 

 

 

 

 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA