Temon meninggal dunia pada Minggu, 12 Juli 2026. Denny Cagur tampak hadir melayat saat jenazah disemayamkan di Gedung Serbaguna GPIB Effatha, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sebelum dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada Senin, 13 Juli 2026.
Komedian yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI itu mengaku pertama kali mengetahui kabar duka tersebut dari sang istri. Setelah melihat informasi yang beredar di media sosial, Denny segera menghubungi sejumlah rekannya untuk memastikan kabar tersebut.
"Tadi istri ngabarin, ngabarin karena melihat di medsos. Terus saya langsung ngecek, ternyata benar. Hubungi beberapa teman, cari tahu alasan kematiannya, dapat informasi karena serangan jantung," ungkap Denny Cagur, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Senin, 13 Juli 2026.

Denny Cagur saat melayat ke rumah duka (Foto: Instagram @dennycagur)
Denny mengatakan dirinya memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Temon, terutama saat keduanya aktif mengemban tugas sebagai pengurus PASKI.
"Kenal baik karena kita juga waktu periode kepengurusan PASKI kemarin, beliau salah satu pengurus," lanjutnya.
Di mata Denny, Temon merupakan sosok yang menyenangkan dan selalu terbuka untuk berdiskusi. Ia juga dikenal sebagai sosok senior yang baik dan memiliki wawasan luas serta kerap memberikan masukan kepada rekan-rekannya.
"Beliau teman yang menyenangkan dan enak buat diskusi. Setiap kita bekerja bersama, banyaklah hal-hal yang kita kerjakan wara-wiri di organisasi atau di pekerjaan kita sehari-hari," ujarnya.
"Terlebih lagi saya tahu itu waktu kita bekerja bersama, terus ada beberapa hal yang menjadi masalah. Dia jadi penengah di kepengurusan saya waktu itu. Banyak banget masukan-masukan yang dia berikan di pertemuan-pertemuan kita. Wawasannya luas, terus senior yang baik bagi kita juga para adik-adiknya dan junior-junior yang lain," sambung Denny.
Ia pun mengenang salah satu pesan yang paling membekas dari almarhum, yakni ajakan untuk menjaga kekompakan dalam organisasi.
"Hal yang paling melekat, sering rapat-rapat di rumah gitu, terus di beberapa tempat dadakan. Beliau selalu datang, selalu ngingetin kita, 'Jangan lupa, kita ini pengurus harus kompak. Kalau bukan kita yang ngurusin siapa lagi?'" kenangnya.
Menutup pernyataannya, Denny menyampaikan doa dan belasungkawa untuk keluarga yang ditinggalkan serta berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
"Sekali lagi kita turut berduka cita, mohon doa buat teman-teman semua. Apabila beliau ada kesalahan mohon dimaafkan. Kita doakan beliau mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah. Terima kasih," tutupnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda