Dalam tulisannya, Reza Arap mengungkapkan perasaan cinta yang begitu besar kepada Lula, meski kebersamaan mereka terbilang singkat.
Ia juga mempertanyakan makna pertemuan mereka yang datang di waktu tak terduga, namun meninggalkan kesan mendalam dalam hidupnya.
“Aku nanyain terus kenapa, kenapa, dan kenapa? Kenal bertahun-tahun, jauh sekali jarak kita selama itu, dan di waktu yang sesingkat itu kamu hadir untuk apa? Dipikir-pikir, tugas lu berat juga ya. Dengan ‘image’ aku yang sudah hancur bertahun-tahun, tanpa aku minta kamu badanin, kamu tabrak lurus dengan tulus, nunjukkin ke semua orang kamu balikin itu semua 180 derajat,” tulis Reza Arap.
Arap kemudian mengenang sosok Lula yang menurutnya mampu membawa perubahan besar dalam hidupnya, termasuk memperbaiki citra dirinya di mata publik. Ia menilai kehadiran Lula sebagai sosok yang tulus dan berani menghadapi segala pandangan terhadap dirinya.
Tak hanya itu, Arap juga mengungkapkan bahwa ia sempat merencanakan masa depan bersama Lula. Namun, rencana tersebut harus pupus setelah kepergian sang kekasih untuk selamanya.
“Eh, pas lagi planning mimpi kita bareng, kamu langsung pergi aja gitu. Dih, curang lu, pendek. Gue kangen yapping lu, tau,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Arap juga menyampaikan bahwa dirinya merasa tugasnya untuk menjaga Lula telah selesai. Ia pun meminta izin untuk melanjutkan hidup dan mencoba bangkit dari duka yang dialaminya.
“Tugas aku jagain kamu sudah selesai. Sisa satu lagi 1 film kamu. Film kita dan anak-anak. I did and I will do my best for it. Aku izin move on with my life ya, sayang,” ungkapnya tulus.
Meski berusaha tegar, Arap tak menutupi rasa kehilangan yang masih begitu kuat. Ia juga berjanji akan menjalani hidup dengan lebih baik, seperti pesan yang pernah disampaikan oleh Lula semasa hidupnya.
Sebagai penutup, Arap mengucapkan terima kasih atas cinta dan kenangan yang telah mereka lalui bersama. Ia menyadari bahwa hubungan mereka mungkin tidak sempurna, namun penuh dengan ketulusan.
“Sayang makasih ya. Di luar hubungan kita yang tidak sempurna, tapi kita sama-sama pernah merasa mencintai dan dicintai secara ugal-ugalan. Maaf aku banyak kurangnya dan salahnya. That was the best that I could give to you,” ungkap Reza Arap.
“I love you, Lula Lahfah. Oh iya, makasih sudah kasih lihat aku segalanya,” tutupnya.
Sebelumnya, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Januari 2026. Jenazahnya kemudian dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, sehari setelahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News