Seperti yang telah diketahui, Theresia S. Parmenas merupakan istri dari kakak Agnez Mo, Steve Muljoto, yang meninggal dunia pada 8 Januari 2025 setelah berjuang melawan penyakit keras.
Ketidakhadiran Agnez Mo di prosesi pemakaman kakak iparnya disebabkan oleh keadaan darurat yang sedang ia hadapi di Los Angeles, Amerika Serikat.
Baru-baru ini, pelantun lagu "Overdose" tersebut mengabarkan bahwa dirinya tengah dalam keadaan siaga di kediamannya di Los Angeles, yang sedang dilanda bencana kebakaran hebat. Lokasi kebakaran yang terus menyebar tersebut bahkan berada tak jauh dari rumahnya.
"Salah satu kebakaran hanya 15 menit dari tempatku (di LA). Kami juga siap-siap evakuasi. Sepertinya masih lama padamnya, masih 30 persen yang tertangani. Lalu pagi ini ada kebakaran lain yang juga deket banget sama kami," ungkap Agnez Mo di akun Instagram pribadinya.
Dengan situasi tersebut, Agnez Mo menjelaskan bahwa kondisi kebakaran yang semakin mendekat ke kediamannya di Los Angeles membuatnya tidak mungkin kembali ke Indonesia untuk menghadiri pemakaman kakak iparnya.
| Baca juga: 7 Penyanyi Indonesia yang Sukses Berkarier di Kancah Internasional |
"Tolong doakan kami. Kami baik-baik saja, tapi maaf kalau aku nggak bisa balas satu per satu, kami fokus memprioritaskan hal lain saat ini. Makasih banyak untuk pengertiannya," lanjutnya.
Meskipun Agnez Mo telah memberikan penjelasan mengenai ketidakhadirannya di pemakaman, tampaknya masih banyak warganet yang bertanya-tanya mengapa dirinya tidak mengunggah ucapan belasungkawa di media sosial untuk kakak iparnya, Theresia S. Parmenas.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Agnez Mo akhirnya memberikan pernyataan tegas melalui unggahan Instagram Story terbarunya.
Ia meminta para warganet untuk menghormati privasinya di tengah masa sulit dan duka yang sedang dihadapinya saat ini.

"Saya dengan hormat meminta pengertian dan privasi dari kalian semua di masa yang sangat sulit ini, saat keluarga dan saya menghadapi kehilangan pribadi dan keluarga. Ini adalah hal yang sangat pribadi, dan tidak semua hal perlu dibagikan di media sosial," ujar Agnez Mo di Instagram Story-nya pada Senin, 13 Januari 2025.
"Saat ini, kami sangat membutuhkan RUANG untuk BERDUKA dan PULIH," lanjutnya dengan tegas.
Sebagai penutup, solois wanita berusia 38 tahun itu menyatakan bahwa keheningan dan menjaga privasi adalah cara terbaik untuk melalui proses penyembuhan di masa sulit atau berduka.
"Terkadang, proses penyembuhan hanya membutuhkan keheningan dan privasi. Terima kasih telah menghormati batasan kami," tutup Agnez Mo.
(Basuki Rachmat)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News