Konferensi Pers Indonesia Comic Con 2026 (Foto: Dokumentasi Pribadi)
Konferensi Pers Indonesia Comic Con 2026 (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Indonesia Comic Con 2026 Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Jakarta

Elang Riki Yanuar • 23 September 2026 07:00
Ringkasnya gini..
  • Konferensi pers Indonesia Comic Con 2026 resmi digelar di Pacific Place Mall untuk menyambut perayaan satu dekade di JIExpo Kemayoran mendatang.
  • Kerjasama strategis bersama Jakarta Futura Connectifa hadir guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif lokal agar berdaya saing secara global.
  • Gelaran ini siap menyatukan lintas sektor industri pop culture melalui konsep tata ruang baru serta deretan bintang tamu kelas internasional.

Jakarta: Industri ekonomi kreatif semakin mendapat tempat penting dalam pertumbuhan ekonomi Jakarta. Pengembangan sektor tersebut dinilai membutuhkan ekosistem yang mampu mempertemukan kreator, pelaku industri, pemerintah, hingga pasar yang lebih luas.

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers Indonesia Comic Con (ICC) 2026 yang digelar Panorama Media pada Selasa, 22 September 2026 di @america, Pacific Place Mall, Senayan, Jakarta Selatan.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju penyelenggaraan Indonesia Comic Con 2026 yang akan berlangsung pada 3 dan 4 Oktober 2026. Untuk tahun ini, acara tersebut menempati lokasi baru yang lebih luas di Hall Expo & Arena Lantai 1, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Memasuki tahun ke-10 penyelenggaraan, Indonesia Comic Con 2026 mengangkat tema A Decade of Pop Culture Fiesta. Tema tersebut mencerminkan perjalanan ajang budaya pop yang mempertemukan berbagai subsektor industri kreatif.
 

 

Enam sektor utama akan menjadi bagian dari perhelatan tersebut, yakni komik, toys, film, musik, gim, dan cosplay. Perpaduan berbagai bidang itu diharapkan menciptakan ruang interaksi sekaligus membuka peluang kolaborasi bagi para pelaku industri kreatif.

Pengembangan ekosistem tersebut turut melibatkan sinergi antara Panorama Media dan Jakarta Futura Connectifa di bawah naungan pemerintah daerah. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperluas akses kreator terhadap peluang pemasaran, jaringan industri, serta berbagai potensi pengembangan karya.

Kepala Subkoordinator Akses Pemasaran dan Permodalan Ekonomi Kreatif Disparekraf DKI Jakarta, Raymond Stefanus, mengatakan keberadaan ekosistem yang mendukung menjadi salah satu bagian penting dalam perkembangan industri kreatif.

Menurut Raymond, kegiatan seperti Indonesia Comic Con dapat menjadi ruang untuk mempertemukan potensi kreatif Jakarta dengan jaringan yang lebih luas. Dengan begitu, karya yang lahir dari para pelaku ekonomi kreatif lokal tidak hanya berhenti pada pasar domestik.

"Sinergi konkret yang terjalin antara Indonesia Pariwisata, Jakarta Futura Connectifa, dan Indonesia Comic Con menjadi pernyataan bahwa pop culture dan ajang kreatif dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkenalkan serta melejitkan potensi kreatif Jakarta ke panggung yang lebih luas," paparnya.

Menurutnya, penguatan akses pemasaran dan permodalan juga menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem yang dapat membantu pelaku kreatif berkembang secara berkelanjutan.

Indonesia Comic Con kemudian hadir bukan hanya sebagai ajang perayaan budaya pop, tetapi juga sebagai ruang pertemuan antara berbagai subsektor ekonomi kreatif. Komik, film, musik, gim, toys, dan cosplay memiliki basis komunitas yang dapat saling terhubung melalui kegiatan tersebut.

Memasuki satu dekade penyelenggaraan, ICC 2026 juga membawa sejumlah program yang mempertemukan kreator dan penggemar. Berbagai kegiatan dijadwalkan hadir, mulai dari Comic Live Drawing, guest talk show, workshop, hingga kompetisi cosplay.

 

"Keberhasilan kreatif ini tidak lepas dari hadirnya Jakarta Futura Connectifa sebagai simbol penghubung yang mengintegrasikan pemerintah, kreator, komunitas, pelaku industri, serta ekosistem ekonomi kreatif yang lebih luas, guna melahirkan daya saing global yang inklusif dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Guna menghadirkan selebrasi satu dekade yang berkesan bagi para pengunjung, Project Manajer Indonesia Comic Con, Lulu Anwar, menjelaskan adanya inovasi tata ruang baru di mana area hall dibuat menyatu tanpa sekat untuk mempererat rasa kebersamaan komunitas.

"Kalau misalkan kemarin di venue sebelumnya itu kan kita ada yang hall 1 sama hall 2, terus tengah-tengahnya biasanya ada main stage-nya. Tapi kalau kali ini karena hall-nya benar-benar satu barengan, harapannya sih sebenarnya lebih berasa lagi in terms of kebersamaannya, perayaannya juga, karena mereka bisa benar-benar langsung eksplor semua area yang ada di Indonesia Comic Con," jelas Lulu.

Selain menghadirkan kejutan dari kolaborasi studio film dunia seperti Paramount Pictures dan Sony Pictures, ICC 2026 juga menjadi panggung roadshow puncak acara gim perempuan Game First Summit bersama UniPin.

Keseluruhan rangkaian acara puncak nanti akan diramaikan oleh deretan pengisi acara serta bintang tamu ternama internasional dan lokal. Aktor Jepang Mackenyu Arata hadir sebagai main guest, disusul oleh deretan guest lainnya seperti Hane Ame, Lily Universe, Tokumaru Oguri, Frea Mai, Merciless Glare, Nekojin Workshop, Jeffrey Kwong, Jerry Chio, pameran IP lokal Kapten Sultan, serta deretan kreator komik papan atas seperti Bryan Valenza, Hendry Prasetya, Arif Prianto, Ariela Kristantina, hingga komikus asal Hong Kong, Hin.
 
Tak ketinggalan, ajang ini juga disemarakkan oleh program Indonesia Cosplay Grand Prix, RAYA Championship of Cosplay, Guest Talk Show, Meet & Greet, Comic Live Drawing, Stamp Rally, Cosplay Parade, hingga workshop.
 
(Sumber: Instagram @indocomiccon)


(Dinda Intan Ramadhani)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA