Fedi Nuril dan Aries Garasi (Foto: Instagram @fedinuril)
Fedi Nuril dan Aries Garasi (Foto: Instagram @fedinuril)

Kenang Awal Pertemuan di Film Garasi, Fedi Nuril Tulis Pesan Haru untuk Aries Budiman

Basuki Rachmat • 23 September 2026 08:27
Ringkasnya gini..
  • Fedi Nuril membagikan kenangan emosional untuk mengenang mendiang Aries Budiman, drummer band Garasi.
  • Fedi menyebut Aries sebagai drummer terbaik dan memuji kerendahan hatinya sejak awal audisi film Garasi.
  • Ia menyampaikan permintaan maaf serta penyesalan lantaran belum sempat menyelesaikan dua lagu ciptaan Aries.
Jakarta: Aktor Fedi Nuril mengenang sosok mendiang Aries Budiman, drummer band Garasi yang meninggal dunia pada Jumat, 18 September 2026. Fedi menyampaikan rasa kehilangan sekaligus mengingat kembali perjalanan persahabatan mereka sejak pertama kali dipertemukan dalam proses audisi film Garasi.

Kenangan tersebut dibagikan Fedi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Aktor 44 tahun itu mengunggah sejumlah foto bersama Aries, termasuk momen ketika dirinya berada di sekitar makam sang sahabat.

Fedi dan Aries diketahui pertama kali bertemu saat menjalani audisi untuk film drama musik Garasi garapan sutradara Agung Sentausa pada 2006. Pertemuan tersebut kemudian menjadi awal perjalanan mereka bersama di industri musik melalui band Garasi.

Fedi masih mengingat jelas kesan pertamanya ketika bertemu Aries dalam proses audisi tersebut. Ia menyebut sang drummer datang dengan sikap rendah hati yang begitu khas.
 
SaveClip_App_820542753_18620700775015427_891980808129126226_n


"Gue enggak bakal lupa pertama kali kita ketemu, Ries. Kita mau audisi untuk film Garasi. Lo datang dan memperkenalkan diri dengan gestur rendah hati yang nyunda pisan," tulis Fedi Nuril di Instagram pada Selasa, 22 September 2026.

Fedi kemudian mengenang momen ketika Aries menunjukkan kemampuan bermain drum sebelum mereka melakukan sesi jamming. Saat itu, mereka memainkan lagu "American Idiot" milik band punk rock Green Day.

"Dari solo drum itu gue udah berasa skill lo bukan kaleng2. Kita nge-jam lagu 'American Idiot', Green Day. Lo drum, Aiu vokal dan gue gitar. Selesai nge-jam, gue bener-bener takjub sama skill drum lo," lanjutnya.

 

Pertemuan tersebut akhirnya membawa ketiganya lolos audisi dan terlibat dalam produksi film Garasi. Setelah film tersebut dirilis, Fedi, Aries, dan Ayu Ratna kemudian melanjutkan perjalanan mereka sebagai sebuah band dan menghasilkan tiga album.

Fedi pun mengaku masih menyimpan banyak penyesalan atas sejumlah hal yang belum sempat mereka selesaikan bersama. Ia bahkan menyebut Aries sebagai salah satu drummer terbaik yang pernah dikenalnya.

"Lo pergi terlalu cepat, Ries. Skill lo masih sangat dibutuhkan. Buat gue, lo adalah drummer terbaik," tulis Fedi.

Tak hanya mengenang kemampuan musik Aries, Fedi juga menyampaikan permintaan maaf atas berbagai hal selama perjalanan mereka bersama di Garasi.

"Gue minta maaf gerak Garasi tidak secepat yang lo harapkan. Gue minta maaf suka minta kurangi tenaga pukulan drum lo yang bikin kuping gue pengang. Dan gue minta maaf banget enggak sempat menyelesaikan dua lagu ciptaan lo selagi lo masih hidup," ungkapnya.

Perjalanan Garasi

Garasi pada awalnya diisi oleh Ayu Ratna sebagai vokalis sekaligus gitaris, Fedi Nuril pada keyboard dan gitar, serta Aries Budiman sebagai drummer. Ketiganya mulai dikenal publik setelah terlibat dalam film Garasi yang mengangkat kisah kehidupan anak muda dan perjalanan sebuah band.

Film tersebut sekaligus memperkenalkan warna musik Garasi yang memadukan elemen alternatif rock dan electronic rock, sebuah pendekatan yang cukup berbeda dari musik arus utama pada era tersebut.

Popularitas film Garasi turut membuka jalan bagi ketiganya untuk mengembangkan proyek musik secara lebih serius. Album yang menjadi bagian dari perjalanan film tersebut kemudian memperkuat identitas Garasi sebagai band yang lekat dengan representasi kehidupan anak muda dan skena musik alternatif Indonesia.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA