Spesies ular tanah tersebut ditemukan oleh ilmuwan dari Field Museum di Chicago, Amerika Serikat. Sebagai bentuk penghormatan kepada sang gitaris ikonik, para peneliti kemudian memberikan nama ilmiah Lielaphis slashi untuk spesies baru tersebut.
Slash yang dikenal sebagai pencinta reptil sejak lama pun mengaku tersanjung mengetahui namanya digunakan untuk spesies ular yang baru ditemukan. Ia bahkan mengaku tidak pernah membayangkan akan mendapatkan penghormatan tersebut.
“Sebagai seorang pencinta reptil sejak lama, saya merasa sangat terhormat dan tersanjung karena Lielaphis slashi dari Papua Nugini dinamai menurut nama saya. Ini sungguh menggembirakan, saya tidak pernah membayangkan momen ini akan tiba,” ungkap Slash dikutip dari Popular Science pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Alasan Nama Slash Dipilih
Sara Ruane, Kurator Madya Herpetologi di Field Museum, Chicago, merupakan salah satu ilmuwan yang terlibat dalam penelitian spesies tersebut. Ia mengaku memiliki alasan personal dalam memilih nama Slash sebagai bagian dari nama ilmiah ular tersebut.Ruane rupanya sudah mengidolakan Guns N' Roses sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Ketertarikannya terhadap dunia reptil juga tumbuh sejak usia muda hingga akhirnya ia memilih berkarier sebagai herpetolog, yakni ilmuwan yang mempelajari reptil.
“Guns N' Roses telah menjadi salah satu band favorit saya sejak saya kelas satu SD, dan pada kelas lima SD, saya sudah memberi tahu guru saya bahwa saya ingin menjadi seorang herpetolog—ilmuwan yang mempelajari reptil—ketika saya dewasa,” tutur Ruane.

Sara Ruane bersama Slash (Foto: dok. Sara Ruane via Popular Science)
Kecintaannya terhadap Slash semakin kuat ketika ia menemukan sosok sang gitaris dalam sebuah majalah reptil saat masih berusia 12 tahun. Kala itu, Slash tampil di sampul majalah sambil memegang ular piton retikulata peliharaannya.
“Jadi ketika saya berusia dua belas tahun dan menerima majalah Reptiles Magazine melalui pos dan di sampulnya ada gambar Slash sedang memegang ular piton retikulata peliharaannya, saya berpikir, 'Orang ini sangat keren.'” lanjutnya.
Ular Baru dari Hutan Papua Nugini

Ular Lielaphis slashi (Foto: dok. Chris Austin)
Lielaphis slashi merupakan spesies ular tanah dengan warna cokelat kemerahan dan memiliki panjang sekitar 28 inci atau sekitar 71 sentimeter.
Spesies tersebut berasal dari Papua Nugini, wilayah yang berada di bagian timur Pulau New Guinea dan berbatasan daratan dengan Papua, Indonesia. Kawasan hutan tropis New Guinea sendiri dikenal memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, sementara masih banyak spesies di wilayah tersebut yang belum diteliti secara mendalam.
Para peneliti pertama kali menemukan ular yang belum teridentifikasi tersebut pada 2006 ketika melakukan kerja lapangan di New Guinea. Namun, penelitian lebih mendalam baru dilakukan sekitar satu dekade kemudian untuk mengidentifikasi serta mempelajari kelompok ular yang masih minim informasi tersebut.
Penamaan Lielaphis slashi pun menjadi bentuk penghormatan yang cukup unik bagi Slash. Di luar kariernya bersama Guns N' Roses, kecintaannya terhadap reptil memang telah lama dikenal dan menjadi salah satu sisi personal sang gitaris yang menarik perhatian.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda