Ilustrasi Pelecehan Seksual (Foto: Unsplash/Sasun Bughdaryan)
Ilustrasi Pelecehan Seksual (Foto: Unsplash/Sasun Bughdaryan)

Sutradara Diduga Lecehkan Talent di Bawah Umur, Korban Bongkar Chat Tak Senonoh

Rafi Alvirtyantoro • 23 Februari 2026 12:15
Ringkasnya gini..
  • Viral dugaan pelecehan seksual oleh oknum sutradara terhadap talent di bawah umur dengan modus casting film thriller.
  • Korban berinisial Adine mengungkap bukti manipulasi dan pesan tidak senonoh terkait tarif transaksi bagian tubuh.
  • Kasus ini mencuat di media sosial X sebagai peringatan terhadap praktik grooming dan kekerasan seksual di industri film.
Jakarta: Seorang perempuan diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum sutradara saat hendak mengikuti casting film bergenre thriller. Dugaan kasus ini mencuat setelah akun X @adnazraa membagikan kronologi kejadian pada Minggu, 22 Februari 2026.
 
Pemilik akun bernama Adine tersebut mengaku sebagai korban pelecehan dan manipulasi. Ia mengungkapkan bahwa terdapat sedikitnya tiga orang korban lain, yang mayoritas di antaranya masih di bawah umur.
 
“aku MINOR, salah satu korban pelecehan dan manipulasi seorang sutradara. ada 3 lebih talent dic4buli, mostly anak kecil,” tulis Adine.

     

Modus Casting Film dan Manipulasi Komunikasi

Awalnya, Adine tertarik mengikuti casting film thriller yang mencari pemeran dewasa (17–25 tahun) dan anak-anak (7–15 tahun). Ia kemudian menghubungi nomor telepon yang tertera dalam pengumuman di Instagram.
 
“Ternyata nomor yg aku chat itu nomor sutradara (terduga pelaku), bukan casting team,” tulis Adine.
 
Sebelum pertemuan tatap muka, pelaku sempat mengirimkan foto Adine yang sedang mengenakan baju renang dari unggahan Instagram lama, sebuah tindakan yang dirasa janggal oleh korban.
 
"Gak lama setelah apply, dia ngundang aku untuk casting secara offline. tiba-tiba dia mengirim foto sekali lihat, foto yg aku upload di ig sedang di pantai menggunakan tankini, jujur menurutku itu agak janggal?" lanjut Adine.
 
Meski merasa aneh, Adine tetap mendatangi lokasi casting. Di sana, ia dan talenta lainnya mendapatkan perlakuan yang tampak profesional, seperti fasilitas ruang VIP dan konsumsi yang layak. Hal ini sempat meyakinkan korban bahwa pihak penyelenggara bukan agensi sembarangan.
 
 
Berdasarkan riwayat percakapan di ruang obrolan, peristiwa tersebut disinyalir mulai terjadi pada 30 Januari 2026.
 
Sutradara Diduga Lecehkan Talent di Bawah Umur, Korban Bongkar Chat Tak Senonoh
(Isi pesan pelaku dan korban dalam kasus dugaan pelecehan oleh sutradara, Dok. X/adnazraa)
   

Permintaan Adegan Sensual dan Foto Tak Wajar

Empat hari berselang, pelaku mengabarkan bahwa Adine lolos seleksi namun mensyaratkan adanya adegan sensual. Adine dengan tegas menyatakan keberatan dan menetapkan batasan dalam berakting.
 
“chat sudah dia hapus, tapi untungnya aku punya bukti, aku sempet cerita ke temen aku (korban juga),” tulis Adine.
 
Pelaku kemudian meminta korban mengirimkan foto dengan pose "disiksa" menggunakan pakaian putih. Saat Adine mengaku tidak memiliki baju tersebut, pelaku memaksa untuk membelikannya sambil menanyakan ukuran pakaian dalam korban.
 
“Dia minta aku pake dress putih, aku sempet ngeles aku gak punya, tpi dia nekat malah mau beliin aku. dia juga nanya ukuran bra yg dmn itu privasi perempuan,” tulis Adine.
 
 
Meski merasa tidak nyaman, Adine akhirnya menuruti permintaan tersebut dengan syarat wajahnya tidak terlihat dan foto tidak boleh terlalu vulgar. Ia mengaku menyesali keputusan tersebut karena merasa terjebak dalam manipulasi halus.
 
“Aku ga nyaman, posisi saat itu juga aku belum terikat kontrak. dia terus meminta seakan maksa secara halus. bodohnya aku saat itu aku luluh, aku nyesel entah apa yang ada dipikiran saat itu. aku kirim dengan syarat aku gak mau ada muka aku dan aku gak mau vulg4r. dan jwbn dia (emoji muntah),” tulis Adine.
 
Sutradara Diduga Lecehkan Talent di Bawah Umur, Korban Bongkar Chat Tak Senonoh
(Isi pesan pelaku dan korban dalam kasus dugaan pelecehan oleh sutradara, Dok. X/adnazraa)  

Penawaran Transaksional Bagian Tubuh

Selain permintaan foto, pelaku juga mewajibkan komunikasi rutin demi alasan membangun chemistry. Ia melarang Adine menggunakan panggilan formal dan mengancam tidak akan meloloskan talenta yang tidak patuh.
 
“dia juga meminta aku untuk chat rutin, dengan alasan untuk “BANGUN CHEMISTRY”. dia request untuk manggil aku kamu, dia melarang aku manggil dia “kak”. dia juga mengancam halus kalo talent yg ga mau ga bakal dia pilih, terkesan sombong,” tulis Adine.
 
Meski sempat menolak, pelaku tetap menghubungi Adine untuk membahas kontrak kerja dengan tawaran bayaran tinggi, terutama jika bersedia melakukan sentuhan fisik. Orang tua Adine yang turut mendampingi diskusi tersebut dengan tegas melarang adanya sentuhan pada area sensitif.
 
Sutradara Diduga Lecehkan Talent di Bawah Umur, Korban Bongkar Chat Tak Senonoh
(Unggahan korban dalam kasus dugaan pelecehan oleh sutradara, Dok. X/adnazraa)
 
Namun, pelaku justru kembali mengirimkan pesan yang merinci tarif atau "harga" untuk setiap bagian tubuh yang boleh ia sentuh.
 
“setelah telfon mati, dia balik menawarkan hal yg sebenernya sudah jelas. dia menghargai badanku dengan uang, cium ketiak 500rb, cium pipi 250rb, cium leher 250rb, pegang paha dll,” tulis Adine.
 
 
Setelah menerima pesan cecara terus-menerus dari pelaku, Adine memilih untuk tidak merespons. Dengan dukungan orang tuanya, ia akhirnya memutuskan untuk mundur sepenuhnya dari proyek film tersebut.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA