Akting bukan sekadar menghafal dialog atau menampilkan emosi di depan kamera. Proses menyelami karakter bukan lah hal mudah, apalagi karakter tersebut penuh luka, trauma, bahkan dendam. Bukan tak mungkin, batas antara karakter dan diri sendiri pun menjadi kabur karena hal ini.
Kondisi tersebut berdampak pada kesehatan psikis, yang membuat sang artis berakhir membutuhkan terapi atau bantuan profesional setelah selesai syuting demi ‘lepas’ dari karakter yang dimainkan.
Artis Mengalami Gangguan Psikis Akibat Peran di Film
Siapa saja artis yang pernah mengalami gangguan psikis akibat peran yang dimainkan dalam film? Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini daftarnya:1. Adrien Brody - The Pianist (2002)
Dalam film The Pianist yang berkisah tentang Holocaust, Adrien Brody melakukan persiapan fisik dan emosional yang ekstrem untuk memerankan Władysław Szpilman. Ia kehilangan berat badan secara signifikan dan menjalani isolasi demi mengenal penderitaan karakter tersebut.Efeknya tidak berhenti setelah film selesai. Brody mengungkapkan bahwa ia mengalami gangguan makan (eating disorder) dan depresi selama sekiranya setahun setelah proyek itu selesai karena dampak emosional perannya.
| Baca juga: Sisi Gelap Film Animasi Anak Nussa, Isu Perselingkuhan Hingga Dugaan Penjualan IP |
2. Joaquin Phoenix - Joker (2019)
Untuk memerankan Arthur Fleck dalam Joker, Joaquin Phoenix menurunkan berat badan secara drastis dan menyelami sisi gelap karakter tersebut. Hal tersebut mempengaruhi kondisi mentalnya dan membuatnya merasa “mulai kehilangan kewarasan” saat proses syuting berlangsung.3. Shelley Duvall - The Shining (1980)
Pengalaman Shelley Duvall saat syuting The Shining menjadi salah satu contoh paling terkenal tentang bagaimana tekanan peran dapat memengaruhi psikologis aktor.Sutradara Stanley Kubrick memintanya melakukan adegan berulang kali, termasuk yang menyebabkan Duvall menangis sepanjang hari secara intens, hingga ia tertekan secara emosional, mengalami stres berat, dan kesehatannya terganggu selama produksi.
4. Alex Wolff - Hereditary (2018)
Aktor muda Alex Wolff menyatakan bahwa film horor Hereditary meninggalkan dampak psikologis cukup dalam. Perannya di flm tersebut disebut memberikan ‘kerusakan’ emosional hinnga Ia mengalami gangguan tidur dan stres berat setelah syuting.5. Dakota Johnson - Suspiria (2018)
Dakota Johnson juga sempat merasakan efek psikologis pascaproduksi Suspiria. Ia dilaporkan pergi terapi setelah syuting Suspiria karena pengalaman itu sangat intens secara emosional bagi dirinya.| Baca juga: Zootopia 2 Jadi Film Animasi Hollywood Terlaris Sepanjang Masa, Geser Inside Out 2 |
6. Anne Hathaway - Les Misérables (2012)
Anne Hathaway perlu menurunkan berat badan secara drastis dalam waktu singkat demi perannya sebagai Fantine. Perubahan itu membuat tubuh dan pikirannya sangat terganggu secara emosional selama dan setelah syuting.Bahkan ketika pulang ke rumah, ia mengaku tidak mampu bereaksi normal terhadap situasi kehidupan sehari-hari, merasa kewalahan, dan butuh waktu berminggu-minggu agar dirinya kembali seperti semula.
7. Heath Ledger - The Dark Knight (2008)
Selama proses syuting The Dark Knight (2008), Ledger pernah mengakui bahwa perannya sebagai Joker sangat melelahkan secara fisik dan mental, sehingga ia mengalami insomnia dan kurang tidur karena terus memikirkan karakter tersebut.Namun dalam acara pemutaran film dokumenter I Am Heath Ledger di Tribeca Film Festival, sang kakak Kate Ledger secara tegas membantah laporan bahwa peran Joker membuat Heath Ledger ‘depresi’.
8. Seo Yea Ji - Save Me (2017)
Demi mendalami peran sebagai Im Sang Mi, Seo Yea ji mengisolasi dirinya dengan hidup sendiri selama 2 minggu sebelum syuting dimulai. Ia juga terus-menerus mendengarkan musik yang menyedihkan.Akibatnya selama proses syuting yang berlangsung empat bulan, ia mengalami sleep paralysis. Ia juga mengaku kesulitan lepas dari karakter Im Sang Mi sehingga kerap merasa sangat marah sampai menangis, serta mengalami depresi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News