Ruben Onsu Dan Sarwendah (Foto: Instagram @ruben_onsu, @sarwendah29)
Ruben Onsu Dan Sarwendah (Foto: Instagram @ruben_onsu, @sarwendah29)

Kronologi Ruben Onsu dan Sarwendah Saling Serang dengan Bukti Video

Agustinus Shindu Alpito • 11 Oktober 2026 09:52
Ringkasnya gini..
  • Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas setelah keduanya mengungkap rekaman video yang berkaitan dengan perselisihan mereka.
  • Ruben lebih dahulu mengunggah rekaman CCTV yang memperlihatkan penyerahan amplop putih oleh asisten Sarwendah kepada seseorang.
  • Perseteruan yang kembali mencuat pada 9–11 Oktober 2026 ini memicu perhatian publik.

Jakarta: Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas setelah keduanya mengungkap rekaman video yang berkaitan dengan perselisihan mereka. Ruben lebih dahulu mengunggah rekaman CCTV yang memperlihatkan penyerahan amplop putih oleh asisten Sarwendah kepada seseorang. Sarwendah kemudian memberikan penjelasan mengenai rekaman tersebut sekaligus membagikan video call Ruben dengan seorang pria.

Perseteruan yang kembali mencuat pada 9–11 Oktober 2026 ini memicu perhatian publik. Kedua pihak menyampaikan keterangan masing-masing melalui media sosial, sementara persoalan hak asuh anak juga masih menjadi bagian dari konflik mereka.

Berikut kronologi Ruben Onsu dan Sarwendah saling mengungkap bukti video.
 

1. Ruben Onsu Unggah Rekaman CCTV

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Ruben Onsu (@ruben_onsu)

Perseteruan kembali menjadi sorotan pada Jumat, 9 Oktober 2026, ketika Ruben mengunggah rekaman CCTV melalui media sosialnya. Video tersebut memperlihatkan Manda, asisten Sarwendah, mengambil sebuah amplop putih dari tas merah yang berada di atas sofa, kemudian menyerahkannya kepada seseorang.

Ruben mempertanyakan isi amplop dan identitas orang yang menerimanya. Ia menduga amplop tersebut berisi uang sekitar Rp30 juta hingga Rp35 juta, tetapi nominal itu merupakan perkiraannya dan belum terverifikasi secara independen.

Dalam keterangan unggahannya, Ruben menyindir pihak yang menurutnya menginginkan perdamaian, tetapi justru berusaha menjatuhkan dirinya melalui orang lain.

“Ke mana-mana selalu bilang mau damai, tapi lu rendahkan terus ayahnya dengan tangan orang untuk menjatuhkan!” tulis Ruben.

Ruben juga mengaku selama ini memilih diam menghadapi berbagai konten dan sindiran yang menurutnya menyudutkan dirinya. Ia kemudian mengaitkan rekaman CCTV tersebut dengan konflik hak asuh anak yang tengah berjalan.

Bahkan, Ruben menyatakan akan menayangkan rekaman secara lengkap apabila pihak-pihak yang disinggung tidak memberikan penjelasan. Pernyataan itu membuat unggahan CCTV tersebut semakin ramai diperbincangkan.

2. Sarwendah Beri Penjelasan soal Amplop Putih

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Sarwendah29 (@sarwendah29)

Sehari setelah unggahan Ruben menjadi sorotan, Sarwendah memberikan klarifikasi melalui Instagram pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

Ia menjelaskan bahwa pertemuan yang terekam CCTV melibatkan dirinya, content creator Artos, Ibu Z, dan pengacara Jaenudin. Menurut Sarwendah, pertemuan tersebut berawal dari ajakan Ibu Z untuk membahas kemungkinan bantuan hukum terkait persoalan harta bersama berupa rumah yang akan dilelang.

“Di dalam video itu, saya diundang Ibu Z untuk bertemu Artos dan Pak Jaenudin. Menurut Ibu Z, Pak Jaenudin bisa membantu permasalahan hak gono-gini rumah yang akan dilelang,” tulis Sarwendah dalam unggahannya.

Sarwendah juga menjelaskan bahwa dirinya menyiapkan ongkos transportasi dan bentuk apresiasi untuk Artos atas bantuan yang diberikan. Ia membantah anggapan bahwa uang dalam amplop tersebut merupakan pembayaran untuk menjatuhkan Ruben atau membayar buzzer.

Menurut Sarwendah, pertemuan itu juga berkaitan dengan informasi mengenai bukti yang mungkin membantu persoalan hukumnya. Penjelasan tersebut menjadi tanggapan Sarwendah terhadap rekaman CCTV yang sebelumnya dibagikan Ruben.

 

3. Sarwendah Unggah Rekaman Video Call Ruben

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Sarwendah29 (@sarwendah29)

Dalam unggahan yang sama, Sarwendah mengungkap bahwa Artos memperlihatkan rekaman video call antara Ruben dan seorang pria. Menurut keterangan Sarwendah, Artos mengklaim Ruben pernah menggoda kekasihnya dan menawarkan sejumlah hal kepadanya.

Sarwendah kemudian membagikan empat potongan video melalui akun Instagram pribadinya. Rekaman tersebut menjadi perhatian karena memperlihatkan Ruben berbincang dengan pria yang berada di seberang panggilan video.

Salah satu potongan memperlihatkan Ruben mengucapkan kalimat mengenai “penjaga hati”.

“Eh, kamu temenin aku aja kalau nggak, mau nggak? Jadi penjaga hati mau nggak? Jadi penjaga hati ajalah,” ujar Ruben dalam rekaman tersebut.

Dalam potongan percakapan lain, Ruben juga terdengar membahas soal kesetiaan. Video-video tersebut kemudian memicu beragam reaksi warganet yang mempertanyakan konteks percakapan dan hubungan antara orang-orang yang terlibat.

Meski demikian, klaim mengenai interaksi Ruben dengan kekasih Artos bersumber dari keterangan Sarwendah dan belum dapat dianggap sebagai fakta yang terverifikasi secara independen. Potongan rekaman yang beredar juga belum menjelaskan keseluruhan konteks percakapan.

4. Ruben Kembali Buka Suara Usai Video Call Disebar

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Ruben Onsu (@ruben_onsu)

Setelah rekaman video call tersebut ramai diperbincangkan, Ruben kembali menyampaikan pernyataan melalui media sosial. Ia mempertanyakan tujuan pertemuan yang menurutnya mungkin telah direncanakan untuk menjatuhkan dirinya.

“Ini pertemuan apa sih? Hahaha. Mungkin semua dia sudah direncanakan dalam sebuah pertemuan, untuk terus menjatuhkan,” tulis Ruben, dikutip dari iNews pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Pernyataan itu muncul setelah Sarwendah menjelaskan pertemuan yang terekam CCTV dan membagikan video call Ruben. Respons tersebut menunjukkan bahwa Ruben mempertanyakan dugaan adanya upaya untuk merugikan dirinya di tengah konflik yang berlangsung.

Namun, pernyataan Ruben itu tidak secara terperinci menjelaskan konteks percakapan dalam rekaman video call yang beredar. Karena itu, responsnya perlu dibedakan dari klarifikasi langsung mengenai ucapan yang terdengar di dalam video.

Di sisi lain, Sarwendah sebelumnya mengungkapkan rasa lelah terhadap narasi yang menurutnya membuat dirinya terlihat buruk. Ia mempertanyakan arah konflik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan tersebut.

5. Konflik Berlanjut di Tengah Persoalan Hak Asuh Anak

Rangkaian unggahan tersebut kembali menempatkan konflik Ruben dan Sarwendah dalam sorotan publik. Perselisihan keduanya bukan hanya menyangkut rekaman CCTV dan video call, tetapi juga persoalan pengasuhan anak setelah perceraian mereka pada 2024.

Ruben mendaftarkan gugatan hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 30 Juni 2026. Persoalan ini berkaitan dengan tuntutan Ruben mengenai akses untuk bertemu anak-anaknya serta perbedaan pandangan kedua pihak mengenai pengasuhan.

Hingga berita ini disusun, masing-masing pihak telah menyampaikan keterangan melalui media sosial, tetapi seluruh tuduhan yang muncul belum dapat dianggap terbukti hanya berdasarkan unggahan tersebut.

Rangkaian peristiwa ini memperlihatkan bagaimana konflik Ruben Onsu dan Sarwendah kembali berkembang melalui saling unggah rekaman dan klarifikasi. Sementara publik menyoroti isi video yang beredar, konteks lengkap rekaman dan penjelasan lebih lanjut dari kedua pihak masih diperlukan agar persoalan tersebut dapat dipahami secara utuh.

(Annisa Julinah)



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA