Pengakuan emosional ini dibagikan Erika saat hadir sebagai bintang tamu di program siniar (podcast) Curhat Bang milik Denny Sumargo.
Dalam obrolan santai tersebut, Erika menceritakan bagaimana posisinya di dunia kerja mendadak berubah drastis setelah ia memiliki buah hati, bahkan hingga harus menerima kenyataan pahit kontraknya dibatalkan oleh sejumlah brand.
“Setelah lahiran gua ketemu sama beberapa orang (klien) yang masih punya brand dicancel semua,” ungkap Erika Carlina berterus terang.
​Meskipun harus menghadapi kenyataan yang kurang berpihak pada kariernya, wanita berusia 32 tahun ini memilih untuk tidak larut dalam kekecewaan. Ia enggan menyalahkan keadaan dan mencoba menerima status barunya sebagai seorang ibu dengan lapang dada.
“Gua juga enggak bisa membela diri juga, Den. Gua cuma kayak ikhlasin pelan-pelan,” lanjutnya pasrah.
Erika menerangkan bahwa selama empat bulan pertama pasca-persalinan, ia benar-benar memutuskan untuk menepi sejenak dari ingar-bingar dunia hiburan. Waktu berharganya itu sepenuhnya ia dedikasikan untuk mengurus tumbuh kembang sang anak yang akrab disapa "Enduw" tersebut.
“Gua urus Enduw. Di tahun kemarin itu Agustus, September, Oktober, November gua fokus ke Enduw, off, enggak dapat kerjaan,” ucap Erika.
Kendati pintu rezeki untuk dirinya sempat tersendat, Erika mengaku mukjizat justru datang lewat sang putra. Kepada Denny Sumargo, ia berseloroh bahwa Andrew justru yang lebih dulu mendapatkan tawaran kerja berupa promosi produk (endorsement) anak-anak.
“Ada satu kerjaan, gua tuh happy banget. Ah, ada yang mau endorse, tapi endorse Enduw sih. Enggak apa-apa sih,” tutur Erika seraya tertawa.
Model berkulit eksotis ini bahkan mengaku sempat terharu melihat bagaimana sang anak seolah sudah membawa keberuntungan dan takdir baiknya sendiri sejak dilahirkan ke dunia.
"Masuk rekening Andrew deh. Udah buat masa depan Andrew deh. Itu happy banget. Kayak kamu tuh dapat rezeki berarti, Ndrew,” tuturnya.
​Menutup perbincangan, Erika menegaskan bahwa kehadiran Andrew merupakan sumber kekuatan terbesar yang membuatnya mampu bertahan melewati masa-masa sulit transisi menjadi seorang ibu.
“Lu pantes lahir di dunia ini gitu, walaupun lu enggak bisa memilih dari rahim siapa lu dilahirkan,” tutup Erika penuh haru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News