Ha Young. Foto: Netflix
Ha Young. Foto: Netflix

Ha Young Minta Maaf Usai Terseret Isu Aktivitas Pro-Jepang Kakek Buyutnya

Fatha Annisa • 11 Agustus 2026 12:12
Ringkasnya gini..
  • Ha Young terseret kontroversi setelah kakek buyutnya disebut tercatat sebagai anggota organisasi pro-Jepang pada 1916.
  • BISTUS Entertainment yang sempat menyebut tudingan tersebut tidak berdasar akhirnya meminta maaf setelah melakukan verifikasi lebih lanjut.
  • Ha Young mengaku terpukul dan berjanji lebih berhati-hati dalam menjalani aktivitasnya ke depan..
Jakarta: Ha Young melalui agensinya BISTUS Entertainment berakhir meminta maaf terkait kontroversi yang muncul setelah kakek buyutnya dituding terlibat dalam aktivitas pro-Jepang.
 
Agensi sebelumnya menyebut tudingan tersebut tidak berdasar. Namun, setelah melakukan verifikasi lebih lanjut, agensi mengakui bahwa terdapat catatan sejarah yang mencantumkan kakek buyut Ha Young, dokter Ahn Sang Ho, sebagai anggota dewan sebuah organisasi pro-Jepang.
 

Bermula dari Cerita Ha Young

Kontroversi bermula ketika Ha Young tampil dalam program televisi “Problem Child in House”. Dalam kesempatan tersebut, ia menceritakan bahwa keluarganya memiliki tradisi empat generasi di bidang kedokteran.
 
Ha Young menyebut tradisi tersebut dimulai dari kakek buyutnya, kemudian dilanjutkan oleh kakek, ayah, hingga kakak perempuannya. Ia juga menceritakan bahwa kakek buyutnya pernah mempelajari ilmu kedokteran di Jepang sebelum membuka klinik bergaya Barat di Hanyang atau Seoul.
 
Menurut cerita Ha Young, kakek buyutnya bahkan pernah merawat Kaisar Gojong. Setelah tayangan tersebut, muncul dugaan bahwa sosok yang dimaksud adalah dokter Ahn Sang Ho dan agensi kemudian membenarkannya.
 
 
Baca juga: Sinopsis Our Sticky Love: Kisah Cinta Penuh Kebohongan Ha Young dan Jung Hae In
 

Agensi Ha Young Minta Maaf

Setelah identitas tersebut terungkap, sejumlah catatan sejarah kembali menjadi perhatian. Nama Ahn Sang Ho ditemukan dalam daftar anggota dewan Daejeong Chinmokhoe, organisasi pro-Jepang yang aktif pada masa penjajahan Jepang, pada 1916.
 
Pada 10 Agustus, BISTUS Entertainment sempat menyatakan bahwa tudingan mengenai dugaan aktivitas pro-Jepang Ahn Sang Ho tidak berdasar. Sehari kemudian, agensi mengubah pernyataannya setelah melakukan verifikasi lebih lanjut dan meminta maaf.
 
“Kami dengan tulus meminta maaf karena telah menimbulkan kebingungan dengan terburu-buru menyatakan bahwa laporan tersebut ‘tidak berdasar’ tanpa melakukan verifikasi yang memadai,” ujar agensi, dikutip dari Soompi, Selasa, 11 Agustus 2026.
 
 
Baca juga: Cha Eun Woo Ajukan Banding Terkait Tagihan Pajak Rp162 Miliar

 
Agensi juga menyampaikan bahwa Ha Young merasa terpukul karena ceritanya mengenai sejarah keluarganya justru berujung pada kontroversi. Ia menyadari kekhawatiran yang muncul akibat kontroversi tersebut dan ke depannya akan lebih berhati-hati dan rendah hati.
 
“Melalui kejadian ini, perusahaan kami menyadari betapa pentingnya melakukan verifikasi secara cermat ketika menyampaikan fakta sejarah dan latar belakang seseorang kepada publik,” pungkasnya.
 
Bagi pencinta drama Korea (drakor), nama Ha Young pastinya sudah tidak asing lagi. Ia kerap membintangi berbagai drakor populer, seperti The Trauma Code: Heroes on Call, Teach You a Lesson, dan terbaru Our Sticky Love.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA