Pengakuan tersebut ditulis lewat Instastory akun Instagram Chiki Fawzi @chikifawzi pada Kamis (29/1). Ia memberikan pernyataan sikap terkait penugasan haji yang tak kunjung ada kejelasan.
“Udah, ya. Aku udah move on,” tulisnya singkat sembari menghadiri agenda promosi film.

Tangkapan Layar Instastory Chiki Fawzi (Foto: Instagram @chikifawzi)
Sebelum itu, Chiki Fawzi mengunggah ulang sebuah berita dari media lokal yang menyebut bahwa ia kembali direkrut oleh Kementerian Haji (Kemenhaj). Ia juga menceritakan kronologi atas pembatalan tersebut beserta alasan yang diberikan pihak bersangkutan.
“Gak jadi lagi. Padahal udah packing balik. Yaudah, ya. Udah. saya juga bingung,” tulisnya.
“Dari pas malam-malam diminta pulang dengan sebuah alasan yang ‘tidak ada hubungannya dengan kriteria dan pelanggaran,’ saya udah ikhlas. Karena itu perintah dari yang lebih atas dari Kemenhaj," lanjutnya.
Aktris berusia 37 tahun itu mengaku tak pernah menyerang badan pemerintah tersebut. Bahkan, beberapa individu dari Kemenhaj membantunya untuk mempertahankan posisi sebagai petugas haji 2026.
Kendati demikian, aktivis tersebut hanya bisa ikhlas dan menegaskan bahwa ia tak pernah melakukan pelanggaran yang menyebabkan pemecatan seperti ini.
“Yang ngefitnah-fitnah, biarkan fitnahnya memakan amal baiknya,” kecam Chiki.
Kronologi Pemecatan Chiki Fawzi dari Petugas Haji 2026
Pada Selasa (27/1), Chiki Fawzi mengungkap bahwa ia dipecat secara tak terduga dari jajaran petugas haji 2026. Ia menceritakan kronologi tersebut pada video berdurasi hampir 2 menit pada akun Instagram @chikifawzi.Keputusan pemberhentian itu diterimanya hanya selang beberapa hari sebelum keberangkatan. Pelantun “Belukar Dunia” itu mengungkap bahwa kabar penarikannya merupakan sebuah “perintah atasan” tanpa konteks lain. Ia lebih memilih untuk tidak memperdebatkan keputusan tersebut.
"Aku mau ngasih tau aja sih semalam tuh aku dicopot dari petugas haji. Tiba-tiba pemberitahuannya ada arahan dari atasan kalau gak salah, tapi yaudahlah aku gak nanya-nanya lebih lanjut," ujarnya.
Chiki Fawzi pun mengaku bahwa mengemban tugas sebagai pendamping jemaah haji merupakan salah satu mimpi terbesarnya sejak tiga tahun lalu. Ia ingin sekali melayani tamu-tamu pilihan Allah SWT. Sekarang, ia mencoba ikhlas dan melihat bagaimana impiannya ini belum mampu terkabul.
"Haji ini, kan, memang panggilan Allah, ya. Manusia bisa berencana, bisa memperjuangkan, pemerintah bisa memanggil. Tapi, kalau Allah belum memanggil, ya, aku gak akan bisa berangkat," tuturnya.
Di akhir pesan, Chiki meminta dukungan spiritual dari masyarakat luas. Ia berharap agar di waktu yang akan datang, kesempatan untuk menunaikan rukun Islam kelima itu dapat tercapai.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News