Menurut desainer acara selebritas Edward Perotti, biaya penyelenggaraan pesta tersebut diperkirakan mencapai US$35 juta hingga US$50 juta, atau sekitar Rp626,5 miliar hingga Rp895 miliar.
Perotti, yang telah berkecimpung di industri acara selama lebih dari tiga dekade dan menangani lebih dari 2.000 acara di berbagai belahan dunia, mengatakan mengubah arena sebesar Madison Square Garden menjadi lokasi pernikahan bukanlah pekerjaan sederhana.
"Kita tahu pernikahannya akan indah. Kita tahu foto-fotonya akan luar biasa. Tetapi ketika lokasinya sebesar itu, seribu tamu sebenarnya bukan jumlah yang banyak. Apalagi jika menggunakan arena yang mampu menampung puluhan ribu orang," ujarnya kepada People, dikutip Senin, 6 Juli 2026.
| Baca juga: Isi Perjanjian Pranikah Taylor Swift dan Travis Kelce Dibongkar, Lindungi Aset Rp35 Triliun |
Menurutnya, hanya untuk menyewa stadion selama beberapa hari saja biayanya sudah mendekati US$1 juta per hari atau sekitar Rp17,9 miliar. Namun, angka tersebut hanyalah permulaan.
Ia menjelaskan bahwa penyelenggara tidak hanya menyewa gedung, tetapi juga harus menanggung biaya operasional, tenaga kerja, hingga aturan serikat pekerja (union) yang berlaku di stadion.
"Sebagian besar stadion menggunakan sistem serikat pekerja. Anda harus berurusan dengan mereka, membayar para pekerja, dan ada efek berantai dari berbagai biaya tambahan yang sering kali tidak disadari orang," jelasnya.
| Baca juga: Taylor Swift dan Travis Kelce Resmi Menikah |
Setelah memperhitungkan biaya tenaga kerja, pembangunan panggung, dekorasi bunga, pencahayaan, katering, transportasi, hingga berbagai elemen yang dibuat khusus, Perotti memperkirakan total anggaran pesta bisa membengkak hingga puluhan juta dolar.
"Angkanya sekitar US$35 juta hingga US$50 juta,” simpulnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa masalah terbesar bukanlah biaya atau perkara menghias Madison Square Garden, melainkan menciptakan suasana yang terasa intim di dalam arena raksasa tersebut.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda