Spekulasi ini pertama kali mencuat setelah media lokal Korea Selatan menarasikan bahwa pelaku kekerasan seksual kepada broadcast jockey perempuan tersebut adalah "Kakak dari Member Girl Group Populer" pada 16 April lalu.
Tak berhenti di situ, isu semakin "digoreng" dengan kemunculan sosok berinisial Y yang mengaku sebagai istri dari A dan mengeklaim telah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Enggan membiarkan reputasi artisnya tercoreng, pihak agensi BLISSOO akhirnya angkat suara dan memberikan klarifikasi tegas melalui perwakilan hukum mereka.
BLISSOO: "Pelaku Tidak Punya Hubungan dengan Kami!"
Melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Selasa, 21 April 2026, kuasa hukum BLISSOO dari firma hukum ternama Kim & Chang, Eun Hyun Ho, menegaskan bahwa pelaku berinisial A tersebut sama sekali tidak memiliki hubungan personal maupun profesional dengan manajemen mereka."Kami menyampaikan penyesalan yang mendalam atas penyebaran konten secara tidak bertanggung jawab yang mengaitkan artis kami dan BLISSOO dengan sebuah persoalan keluarga, serta beredarnya informasi yang tidak benar yang merusak reputasi artis melalui sejumlah laporan media, komunitas daring, dan media sosial," ungkap perwakilan pihak BLISSOO, dikutip dari Soompi pada Selasa, 21 April 2026.
Pihak agensi menyatakan bahwa sebagian besar informasi yang beredar di internet dan media sosial hanyalah spekulasi liar yang belum terverifikasi, bahkan cenderung menjurus pada fitnah.
"Isu yang saat ini beredar sama sekali tidak memiliki keterkaitan dengan artis maupun BLISSOO. Sebagian besar informasi yang beredar di internet merupakan spekulasi yang belum terverifikasi atau bahkan klaim yang jelas tidak benar," lanjut pernyataan resmi tersebut.
Lebih lanjut, manajemen menegaskan bahwa individu berinisial A tersebut tidak memegang peran manajerial apa pun di dalam struktur BLISSOO. Agensi juga menutup pintu rapat-rapat terkait kemungkinan adanya bantuan hukum bagi pria tersebut.
"Kami menegaskan bahwa individu tersebut tidak memiliki hubungan hukum maupun manajerial dengan BLISSOO. Lebih lanjut, baik BLISSOO maupun artis tidak pernah memberikan dukungan finansial maupun hukum kepada individu tersebut, dan tidak memiliki rencana untuk melakukannya di masa mendatang," ungkap pihak BLISSOO.
​Jisoo pun dipastikan tidak menjalin komunikasi atau keterlibatan apa pun dengan sosok A terkait kasus hukum yang sedang berjalan.
Pihak Jisoo Siap Tempuh Jalur Hukum
Langkah hukum kini menjadi pilihan utama BLISSOO untuk melindungi hak-hak Jisoo. Penggunaan nama, citra, hingga identitas Jisoo dalam konteks kriminal yang tidak relevan dianggap sebagai pelanggaran hak yang sangat serius."Penyebaran informasi palsu yang terus berlangsung, serta penggunaan nama, citra, maupun identitas artis dalam konteks yang tidak berkaitan, merupakan bentuk pelanggaran hak yang serius serta pencemaran nama baik," lanjut perwakilan hukum BLISSOO.
Pihak BLISSOO juga menyoroti maraknya penyebaran informasi palsu yang dinilai telah merugikan reputasi artis. Mereka menegaskan akan mengambil langkah hukum tegas terhadap pihak-pihak yang menyebarkan fitnah.
"Kami menegaskan bahwa kami akan menanggapi dengan tegas, tanpa keringanan atau penyelesaian kepada mereka yang berulang kali atau dengan niat jahat membuat dan menyebarkan konten semacam itu," tutup mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News